Top Banner
AdventorialBerita

8 Desa di Kutai Timur Belum Terjangkau Listrik, Apa Solusinya

262
×

8 Desa di Kutai Timur Belum Terjangkau Listrik, Apa Solusinya

Sebarkan artikel ini
Anggota Komisi D DPRD Kutai Timur, Yan Ipui
Anggota Komisi D DPRD Kutai Timur, Yan Ipui

KUTAI TIMUR – Meskipun sudah ada peningkatan signifikan dalam penyediaan listrik di Kutai Timur, masih ada sekitar 8 desa yang belum teraliri listrik.

Masalah ini terus menjadi perhatian, mengingat pentingnya akses listrik untuk mendukung kegiatan masyarakat, termasuk pendidikan dan ekonomi.

Anggota Komisi D DPRD Kutai Timur, Yan Ipui, mengungkapkan bahwa sebagian besar wilayah di Kutai Timur sudah menikmati akses listrik 24 jam, termasuk di wilayah Telan dan Kombeng yang kini sudah teraliri listrik.

Namun, masih ada beberapa daerah seperti Mekarbaru yang belum tersentuh jaringan listrik.

“Sekarang hanya ada sekitar 8 desa yang belum teraliri listrik, dan kami terus memperjuangkan agar mereka bisa segera mendapatkan akses tersebut,” ujar Yan Ipui.

Sebagai solusi sementara, pemerintah daerah telah menyediakan solar cell di beberapa daerah yang belum terjangkau listrik.

Solar cell ini telah terbukti sangat membantu, terutama di desa-desa seperti Rantau Panjang yang selama ini mengandalkan genset untuk memenuhi kebutuhan energi mereka.

“Di desa kami, harga pertalite bisa mencapai Rp20.000 per liter, dan penggunaan genset sangat membebani biaya. Dengan adanya solar cell, masalah ini bisa teratasi dengan baik,” lanjut Yan Ipui.

Dengan adanya bantuan solar cell, diharapkan masalah kekurangan listrik di desa-desa yang terpencil bisa sedikit teratasi.

Pemerintah daerah juga berharap agar solusi ini dapat diterapkan secara lebih luas di desa-desa yang masih mengalami kekurangan listrik, sambil terus berupaya untuk mempercepat pembangunan infrastruktur listrik di seluruh Kutai Timur.(Adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *