Top Banner
AdventorialDPRD Kabupaten Kutai Timur

Pandi Widiarto Dorong Program Beasiswa di Kutai Timur Lebih Transparan dan Merata

387
×

Pandi Widiarto Dorong Program Beasiswa di Kutai Timur Lebih Transparan dan Merata

Sebarkan artikel ini
Anggota DPRD Kutai Timur, Pandi Widiarto
Anggota DPRD Kutai Timur, Pandi Widiarto

Kutai Timur – Pandi Widiarto, anggota DPRD Kutai Timur, menyatakan bahwa dirinya akan berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan untuk memastikan agar program beasiswa di Kutai Timur dapat diakses oleh seluruh masyarakat secara adil.

Pernyataan tersebut disampaikan Pandi saat menggelar reses dan mendengarkan keluhan masyarakat di Aula Masjid An-Nur, kawasan G-House, Swarga Bara, pada Minggu (17/11/2024).

“Yah, ini juga saya akan diskusikan dengan Dinas Pendidikan, dan saya berharap beasiswa ini tidak lagi diketahui bahwa hanya orang tertentu saja yang bisa mendapatkan,” ujar Pandi.

Pandi menegaskan bahwa setiap warga berhak memperoleh kesempatan yang setara dalam mengakses pendidikan.

Ia juga menambahkan bahwa pelaksanaan program beasiswa harus dilakukan secara profesional, terbuka, dan tanpa diskriminasi.

“Tapi betul-betul profesional, terbuka untuk umum,” jelasnya.

Sebagai anggota DPRD, Pandi merasa bertanggung jawab untuk mengawasi pengelolaan program beasiswa, termasuk dalam hal pencatatan dan verifikasi data penerima.

Ia berkomitmen untuk mendorong pelaksanaan yang lebih transparan agar masyarakat dapat lebih memahami proses seleksi dan mendapatkan akses yang adil terhadap beasiswa.

“Nah, itu yang mau kita dorong. Maksudnya, pelaksanaannya kita sebagai fungsi pengawasan DPR bagaimana pengelolaan beasiswa itu dilakukan,” ungkap Pandi.

Pandi juga menyampaikan rencananya untuk menyampaikan hal ini kepada Komisi D DPRD Kutai Timur agar proses seleksi dan distribusi beasiswa lebih terbuka dan bisa diakses oleh masyarakat secara lebih luas.

“Nanti kami akan menugaskan teman-teman anggota Komisi D untuk membuka agar bagaimana proses tersebut terlaksana,” ujarnya.

Dengan langkah ini, Pandi berharap masyarakat dapat lebih mudah memahami dan mengakses program beasiswa yang tersedia dengan cara yang lebih jelas dan adil.

Ia juga menekankan pentingnya untuk mengakhiri praktik-praktik tidak adil dalam pembagian beasiswa.

“Kita harus memutus hal yang seperti itu, supaya semua mendapatkan hak yang sama,” tegas Pandi.

Pandi berharap perubahan ini dapat memberikan kesempatan lebih banyak bagi anak-anak di Kutai Timur untuk melanjutkan pendidikan mereka, tanpa terkendala oleh diskriminasi dalam program beasiswa.

“Saya akan terus berjuang untuk memastikan bahwa aspirasi masyarakat dapat terwujud,” pungkasnya.ADV

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *