Top Banner
AdventorialDPRD Kabupaten Kutai Timur

Pembangunan Rumah Sakit Muara Wahau: Jawaban atas Kebutuhan Kesehatan Masyarakat

549
×

Pembangunan Rumah Sakit Muara Wahau: Jawaban atas Kebutuhan Kesehatan Masyarakat

Sebarkan artikel ini

Kutai Timur – Anggota Komisi D DPRD Kabupaten Kutai Timur, Yan, menyampaikan bahwa pembangunan rumah sakit di Muara Wahau merupakan langkah strategis dalam memenuhi kebutuhan dasar kesehatan masyarakat di daerah terpencil. Dengan anggaran sebesar 35 miliar, proyek ini bertujuan untuk memberikan akses yang lebih baik bagi warga yang selama ini kesulitan menjangkau fasilitas kesehatan.

“Jarak yang sangat jauh dari Muara Wahau ke rumah sakit Sangatta sering kali menambah kesulitan bagi masyarakat, terutama ibu hamil yang harus menghadapi perjalanan panjang untuk mendapatkan perawatan. Pembangunan rumah sakit ini sangat penting untuk menyelesaikan masalah tersebut,” ujar Yan.

Selain itu, Yan juga menyoroti upaya Pemkab Kutim dalam mendukung pengembangan kualitas pelayanan kesehatan melalui beasiswa kepada mahasiswa kedokteran spesialis. Langkah ini diharapkan dapat membantu mengatasi kekurangan tenaga medis di rumah sakit daerah.

“Pemkab Kutim sudah mulai mengirimkan beberapa mahasiswa kedokteran untuk spesialisasi, sebagai bagian dari upaya meningkatkan jumlah dokter spesialis di rumah sakit daerah. Ini adalah upaya yang harus terus didorong,” jelasnya.

Walaupun ada tantangan terkait ketersediaan dokter spesialis, Yan tetap optimis bahwa keberadaan rumah sakit di Muara Wahau akan sangat membantu masyarakat.

“Walaupun mungkin jumlah dokter spesialisnya terbatas, yang terpenting adalah rumah sakit ini akan mempercepat akses layanan kesehatan yang selama ini sulit dijangkau oleh masyarakat,” kata Yan.

Dengan dukungan anggaran yang tersedia dalam APBD Kabupaten Kutai Timur, Yan yakin proyek rumah sakit ini dapat terwujud, memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat di Kecamatan Muara Wahau dan sekitarnya.

“Rumah sakit ini akan membantu memperbaiki kualitas hidup masyarakat, terutama di wilayah Telen, Kongbeng, dan Muara Wahau. Ini adalah solusi yang sangat dinantikan,” tambahnya.ADV

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *