Top Banner
Uncategorized

Produksi Padi Nasional Semester I 2025 Diramalkan Naik 11,7 Persen, Momentum Positif untuk Ketahanan Pangan

559
×

Produksi Padi Nasional Semester I 2025 Diramalkan Naik 11,7 Persen, Momentum Positif untuk Ketahanan Pangan

Sebarkan artikel ini

Badan Pusat Statistik (BPS) memperkirakan bahwa produksi padi Indonesia pada paruh pertama tahun 2025 akan mengalami lonjakan signifikan. Total produksi selama Januari hingga Juni diproyeksikan mencapai 32,57 juta ton gabah kering giling (GKG), naik 11,7% atau sekitar 3,27 juta ton dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Kenaikan ini diiringi dengan peningkatan luas panen padi yang diperkirakan mencapai 6,22 juta hektare, bertambah sekitar 662 ribu hektare dibandingkan semester I 2024.

Peningkatan signifikan terlihat pada bulan Maret, di mana luas panen melonjak lebih dari 50% secara tahunan, mencapai sekitar 1,67 juta hektare. Meski demikian, BPS mengingatkan bahwa untuk periode April–Juni, terdapat indikasi penurunan luas panen sekitar 8,5%, yang bisa saja memengaruhi total produksi jika tidak diantisipasi dengan baik.

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Pudji Ismartini, menjelaskan bahwa proyeksi ini masih bersifat sementara dan bisa berubah tergantung perkembangan kondisi pertanaman hingga akhir semester. Faktor-faktor seperti cuaca, pengairan, dan distribusi pupuk akan sangat mempengaruhi realisasi di lapangan.

Kabar peningkatan produksi ini menjadi angin segar bagi ketahanan pangan nasional. Namun, di sisi lain, pemerintah diminta tetap waspada terhadap potensi gangguan iklim dan pola tanam yang berubah akibat cuaca ekstrem maupun dampak perubahan iklim jangka panjang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *