Top Banner
DISPORA KALTIM

Program Wirausaha Pemuda Dispora Kaltim Dorong Kemandirian Ekonomi dan Penciptaan Lapangan Kerja

217
×

Program Wirausaha Pemuda Dispora Kaltim Dorong Kemandirian Ekonomi dan Penciptaan Lapangan Kerja

Sebarkan artikel ini

Dalam upaya meningkatkan Indeks Pembangunan Pemuda (IPP), Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kalimantan Timur (Kaltim) menjadikan program wirausaha muda mandiri sebagai salah satu prioritas utama. Program ini bertujuan untuk menciptakan generasi muda yang kreatif, inovatif, dan mandiri secara ekonomi di tengah persaingan global yang semakin ketat.

Ahmad Juanda, Koordinator Perencanaan Dispora Kaltim, menyatakan bahwa program wirausaha muda mandiri merupakan solusi strategis untuk mengurangi pengangguran di kalangan pemuda.

“Kami ingin agar pemuda tidak hanya mencari pekerjaan, tetapi juga menciptakan lapangan kerja baru,” ungkap Ahmad.

Dalam pengembangan program ini, Dispora Kaltim menyediakan pelatihan keterampilan bisnis serta pendampingan dari para pelaku usaha berpengalaman. Selain itu, kerja sama dengan lembaga perbankan juga dilakukan untuk mempermudah akses pemuda terhadap modal usaha.

“Dispora berupaya memfasilitasi pelatihan, pendampingan, dan pembiayaan. Kami yakin ini akan mendorong pertumbuhan pengusaha muda yang tangguh,” tambah Ahmad.

Selain pelatihan keterampilan bisnis, Dispora juga menggandeng Dinas Ketenagakerjaan untuk memastikan bahwa pemuda yang mengikuti program ini memiliki keterampilan teknis yang sesuai dengan kebutuhan pasar.

Tak kalah penting, program ini juga memasukkan edukasi tentang teknologi digital, karena transformasi digital dianggap sangat penting di era sekarang.

“Pemuda Kaltim harus menguasai teknologi agar usaha mereka bisa bersaing di pasar global,” lanjut Ahmad.

Selain itu, program ini turut menanamkan kesadaran lingkungan dengan mendorong pemuda untuk menciptakan usaha berbasis ekologi yang ramah lingkungan, seperti bisnis daur ulang atau agribisnis modern.

“Kewirausahaan tidak hanya soal keuntungan ekonomi, tetapi juga keberlanjutan lingkungan. Hal ini penting untuk masa depan,” tutur Ahmad.

Hasil dari program ini mulai menunjukkan dampaknya. Beberapa peserta yang berhasil membangun bisnis baru mengaku bahwa pelatihan yang diberikan oleh Dispora sangat membantu dalam mengembangkan ide usaha mereka.

“Pelatihan ini sangat membantu, terutama dalam hal manajemen bisnis dan pemasaran. Saya kini lebih percaya diri menjalankan usaha saya,” ujar salah satu peserta.

Dengan keberhasilan tersebut, Ahmad optimis bahwa Kaltim akan terus mencatatkan IPP yang tinggi. Ia berharap para pemuda Kaltim tidak hanya sukses secara individu, tetapi juga mampu memberikan dampak positif bagi masyarakat secara luas.

“Kami ingin program ini menjadi inspirasi bagi daerah lain. Kaltim siap menjadi pionir dalam pengembangan kewirausahaan muda,” tutup Ahmad.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *