Top Banner
DISPORA KALTIM

Dispora Kaltim Dorong Peran Aktif Pemuda Hadapi Tantangan Kehadiran IKN

213
×

Dispora Kaltim Dorong Peran Aktif Pemuda Hadapi Tantangan Kehadiran IKN

Sebarkan artikel ini

Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kalimantan Timur (Kaltim) terus berupaya meningkatkan peran pemuda sebagai agen perubahan dalam menghadapi tantangan di lokasi Ibu Kota Negara (IKN) yang baru, Penajam Paser Utara (PPU).

Pelatihan yang diselenggarakan oleh Dispora Kaltim ini berfokus pada peningkatan kapasitas dan kepemimpinan pemuda agar mereka siap beradaptasi dan berkompetisi di era persaingan yang semakin ketat.

Kepala Bidang Pengembangan Pemuda Dispora Kaltim, Rasman Rading, menekankan pentingnya peran aktif pemuda dalam menghadapi perubahan yang terjadi di PPU sebagai lokasi IKN.

“Tujuannya untuk mendorong tercapainya peran aktif pemuda sebagai agen perubahan dalam menghadapi persaingan yang pasti makin tinggi karena di Penajam Paser Utara (PPU) merupakan lokasi IKN,” ungkapnya.

Pelatihan ini dianggap sebagai salah satu langkah strategis yang diambil oleh Dispora Kaltim untuk menguatkan posisi pemuda dalam menghadapi tantangan baru, sesuai dengan indikator Indeks Pembangunan Pemuda (IPP).

Rasman menegaskan bahwa program ini sejalan dengan amanah Peraturan Presiden (Perpres) No. 43 Tahun 2022 tentang Koordinasi Strategis Lintas Sektor Penyelenggaraan Pelayanan Kepemudaan.

“Pelatihan ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan partisipasi dan kepemimpinan sebagai indikator Indeks Pembangunan Pemuda (IPP), sesuai amanah Perpres 43/2022 tentang Koordinasi Strategis Lintas Sektor Penyelenggaraan Pelayanan Kepemudaan,” jelasnya.

Untuk mencapai tujuan tersebut, Dispora Kaltim memfokuskan kegiatannya pada lima domain utama yang merupakan indikator penting dalam peningkatan IPP.

Rasman menjelaskan bahwa lima domain tersebut mencakup pendidikan, kesehatan dan kesejahteraan, lapangan dan kesempatan kerja, partisipasi dan kepemimpinan, serta gender dan diskriminasi. Setiap domain dipacu melalui berbagai kegiatan untuk meningkatkan kualitas hidup dan daya saing pemuda Kaltim, terutama di kawasan IKN.

“Terdapat lima domain untuk meningkatkan IPP, yakni domain pendidikan, kesehatan dan kesejahteraan, lapangan dan kesempatan kerja, partisipasi dan kepemimpinan, serta domain gender dan diskriminasi. Melalui serangkaian kegiatan inilah yang dipacu untuk meningkatkan IPP sekaligus meningkatkan daya saing di IKN,” lanjut Rasman.

Dispora Kaltim optimis bahwa melalui pelatihan dan kegiatan yang terus berkesinambungan, para pemuda Kaltim akan lebih siap menghadapi tantangan di IKN dan mampu bersaing dengan generasi muda lainnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *