Perkembangan Harga Emas Antam per 30 Juni 2025
- Harga emas batangan Antam turun Rp 4.000, dari Rp 1.884.000 menjadi Rp 1.880.000 per gram .
- Harga buyback (harga beli kembali) juga turun sebesar Rp 4.000, menjadi Rp 1.724.000 per gram .
- Selisih antara harga jual dan harga beli kembali adalah Rp 156.000 per gram .
📊 Spread & Implikasi untuk Investor
- Spread yang cukup lebar membuat emas Antam kurang cocok untuk trading jangka pendek, karena untung/rugi harus menutup selisih tersebut .
- Namun, untuk investasi jangka panjang, emas terbukti menguntungkan—investor yang membeli 1 gram per 30 Juni 2024 (harga Rp 1.365.000) kini bisa meraih keuntungan 26,3% setahun jika dijual pada 30 Juni 2025 .
📅 Tren Historis: Jangka Pendek vs Panjang
Analisis terhadap harga beli sejak tanggal-tanggal tertentu menunjukkan:
- 30 Juni 2024 → 30 Juni 2025: +26,3%
- 30 September 2024: +17,8%
- 30 Desember 2024: +12,8%
- 30 Maret 2025: -4,5% (rugi jika dijual hari ini)
- 30 Mei 2025: -9,3% (rugi)
- 23 Juni 2025: -11,2% (rugi)
Kesimpulan: Emas memberikan hasil positif dalam jangka panjang, tapi bisa menimbulkan kerugian seketika jika dibeli dalam periode tingkat harga mendekati puncaknya.
💡 Tips & Strategi Investasi Emas
- Gunakan emas sebagai investasi jangka panjang, bukan spekulasi jangka pendek.
- Pantau harga historis, manfaatkan momen harga turun untuk beli, hindari saat harganya mendekati puncak.
- Perhatikan spread, hitung potensi keuntungan setelah dikurangi selisih jual–beli.
- Diversifikasi portofolio, kombinasikan emas dengan aset lain seperti saham atau obligasi.