Jakarta – Pergerakan mahasiswa Islam Indonesia provinsi Kalimantan timur melaksanakan aksi unjuk rasa di depan gedung komisi pemberantasan korupsi Republik Indonesia, Jum’at, 25/10/2024.
Masa aksi PMII yang bergerak di siang hari didepan kantor KPK tersebut menyoroti beberapa permasalahan korupsi dikalimantan timur.
Zainuddin ketua PMII Kaltim memaparkan bahwa ada dua isu besar yang ia bawa dan akan dijadikan bahan aduan masyarakat di kantor KPK.
“Dua isu yang hari ini kita bawa didepan kantor KPK, pertama kami menyoroti realisasi dana karbon era kepemimpinan isran Noor sebagai gubernur kaltim. Yang kedua soal dugaan menyerobotan aset tanah milik pemerintah Kutai timur yang beralokasi di Jakarta selatan”. Ungkap zai dengan media.
Lanjut zai memaparkan bahwa dana karbon kurang lebih 290 Miliard yang direalisasikan melalui APBD harapannya bisa dirasakan oleh masyarakat Kalimantan timur.
“Ya harusnya 290 Miliard dana karbon diperuntukkan kepentingan masyarakat kaltim, namun miris-nya justru hari ini dalam tahap pemeriksaan oleh kejaksaan. Artinya kalau demikian ada yang tidak benar dalam realisasi anggaran dana karbon tersebut”.
“Saya meminta KPK dapat terlibat aktif untuk menangani kasus ini, kami meminta semua pihak diperiksa secara teliti baik itu isran Noor sebagai pimpinan tertinggi. Ataupun semua OPD yang terlibat dalam realisasi anggaran tersebut”. Ucap zai.