Top Banner
DISPORA KALTIM

Dispora Kaltim Dorong Literasi Muda Lewat Pelatihan dan Pembudayaan Membaca

203
×

Dispora Kaltim Dorong Literasi Muda Lewat Pelatihan dan Pembudayaan Membaca

Sebarkan artikel ini

Dalam upaya menciptakan generasi muda yang cerdas dan siap bersaing di tingkat global, Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kalimantan Timur (Kaltim) meluncurkan sejumlah program untuk meningkatkan literasi di kalangan pemuda. Program utama Dispora Kaltim fokus pada pengembangan budaya membaca dan literasi digital, yang dianggap krusial dalam mempersiapkan para pemuda menghadapi tantangan dunia digital dan kemajuan informasi yang sangat pesat.

Berdasarkan hasil survei yang menunjukkan rendahnya minat baca, Dispora Kaltim merasa perlu melakukan intervensi untuk mengatasi hal ini. Melalui pelatihan dan program sosialisasi yang diadakan dalam berbagai kegiatan, Dispora bertujuan untuk menanamkan kebiasaan membaca sejak dini serta memperluas akses bagi pemuda untuk memperoleh informasi yang berguna.

Margaretha, Kepala Bidang Pengembangan Pemuda Dispora Kaltim, menyatakan bahwa rendahnya minat baca di Indonesia adalah masalah serius yang perlu segera diatasi. Oleh karena itu, ia menekankan pentingnya setiap pemuda memulai perubahan ini dari dalam diri mereka sendiri, dengan menumbuhkan kesadaran untuk lebih gemar membaca.

“Dalam berbagai pelatihan yang kami adakan, kami selalu menunjukkan data tentang rendahnya minat baca di negara kita. Kami ingin pemuda Kaltim menyadari bahwa membaca sangat penting untuk membuka wawasan dan meningkatkan kecerdasan,” ujar Margaretha.

Selain itu, Dispora Kaltim juga menekankan pentingnya pelatihan yang berfokus pada literasi digital. Pelatihan seperti pembuatan konten dan pemasaran digital diharapkan dapat membantu para pemuda mengasah keterampilan mereka, sehingga lebih kreatif dalam memanfaatkan teknologi untuk berkarya dan berkarir di dunia digital.

“Pelatihan kecakapan hidup, terutama yang berhubungan dengan literasi digital, sangat penting. Kami mengajarkan pemuda bagaimana menjadi content creator yang efektif dan mengelola pemasaran digital dengan baik,” tutup Margaretha.

Dengan dua fokus utama tersebut, Dispora Kaltim berharap dapat menciptakan perubahan positif di kalangan pemuda, menjadikan mereka lebih terampil, cerdas, dan siap menghadapi tantangan masa depan. Program ini juga diharapkan dapat berkontribusi pada pembangunan masyarakat yang lebih literat, baik dalam hal membaca maupun dalam memanfaatkan teknologi secara bijak.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *