Top Banner
DISPORA KALTIM

Dispora Kaltim Tegaskan Pentingnya Keamanan dalam Setiap Acara di Gelora Kadrie Oening

195
×

Dispora Kaltim Tegaskan Pentingnya Keamanan dalam Setiap Acara di Gelora Kadrie Oening

Sebarkan artikel ini

Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kalimantan Timur (Kaltim) mengumumkan kebijakan baru yang menekankan pentingnya aspek keamanan dalam setiap penyelenggaraan acara di Gelora Kadrie Oening. Kebijakan ini diberlakukan sebagai respons terhadap kejadian-kejadian yang mencoreng dunia olahraga, salah satunya tragedi Stadion Kanjuruhan di Malang, yang menjadi pelajaran berharga bagi seluruh pengelola fasilitas olahraga di Indonesia.

Junaidi, Kepala UPTD Pengelolaan Prasarana dan Olahraga (PPO) Dispora Kaltim, menjelaskan bahwa kebijakan baru ini bertujuan untuk memastikan bahwa setiap acara yang diselenggarakan di Gelora Kadrie Oening dilaksanakan dengan lebih profesional, terstruktur, dan, yang terpenting, aman bagi seluruh pengunjung. Proses perizinan yang lebih ketat kini menuntut penyelenggara untuk memberikan rincian lebih lengkap terkait manajemen risiko dan langkah-langkah pencegahan yang akan diterapkan selama acara berlangsung.

“Setiap kegiatan yang dilaksanakan tidak hanya memerlukan rundown acara, tapi juga harus mempertimbangkan secara matang manajemen risiko serta langkah-langkah keamanan yang jelas,” ujar Junaidi, menegaskan pentingnya kesiapan dalam menghadapi potensi risiko selama acara.

Menurut Junaidi, tragedi Stadion Kanjuruhan yang menewaskan lebih dari 130 orang pada tahun 2022, akibat kerusuhan yang terjadi dalam sebuah pertandingan sepak bola, memberikan dampak besar bagi pengelolaan fasilitas olahraga di seluruh Indonesia, termasuk di Kaltim. Kejadian tersebut mengungkapkan betapa pentingnya aspek perencanaan keamanan yang lebih detail, serta kewaspadaan terhadap segala potensi bahaya yang bisa muncul dalam sebuah acara besar.

“Mengingat tragedi Kanjuruhan, kita harus belajar dari kejadian tersebut. Kelalaian dalam mempersiapkan langkah-langkah keamanan dapat berakibat fatal. Kepala UPTD di sana juga menjadi sasaran kritik karena kelalaian dalam memberikan rekomendasi keamanan untuk tempat tersebut,” tambah Junaidi.

Sebagai langkah preventif, Dispora Kaltim kini mewajibkan setiap penyelenggara untuk membuat rencana keamanan yang lebih komprehensif sebelum mendapatkan izin untuk menggunakan fasilitas Gelora Kadrie Oening. Rencana ini harus mencakup antisipasi terhadap segala bentuk gangguan dan potensi bahaya, serta prosedur darurat yang jelas.

“Saya minta setiap penyelenggara untuk menyusun rundown acara dan presentasi mengenai langkah-langkah keamanan yang akan diambil, sehingga kami bisa mengevaluasi dengan teliti. Tujuannya adalah agar setiap acara bisa berjalan dengan aman dan lancar,” tegas Junaidi.

Selain itu, Dispora Kaltim juga berkomitmen untuk memastikan kesiapan dan pelatihan bagi petugas keamanan serta pihak yang bertanggung jawab dalam menjaga kelancaran acara. Hal ini penting agar mereka dapat bertindak cepat dan tepat jika situasi darurat terjadi.

Kebijakan yang lebih selektif dalam pemberian izin acara ini diharapkan dapat menciptakan Gelora Kadrie Oening sebagai tempat yang lebih aman dan nyaman, baik untuk kegiatan olahraga maupun hiburan. Dispora Kaltim berharap, dengan perencanaan yang matang dan pengelolaan yang lebih ketat, keselamatan pengunjung dapat terjaga dengan baik, serta potensi risiko dapat diminimalisasi.

“Keamanan adalah prioritas utama kami. Dengan kebijakan baru ini, kami ingin memastikan bahwa setiap orang yang datang ke Gelora Kadrie Oening bisa menikmati acara dengan tenang dan tanpa rasa khawatir,” tutup Junaidi.

Dengan penerapan kebijakan ini, Dispora Kaltim berupaya menjadikan Gelora Kadrie Oening sebagai model pengelolaan fasilitas olahraga yang aman dan profesional, serta menjaga integritas setiap kegiatan yang diselenggarakan di sana.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *