Kutai Timur – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur merencanakan perubahan anggaran untuk tahun 2024 guna memastikan penyelesaian proyek pembangunan yang terkendala kekurangan dana.
Langkah ini diambil setelah adanya sisa dana yang tidak terserap pada tahun 2023, serta beberapa proyek yang mengalami kekurangan anggaran akibat keterlambatan penyerapan.
Anggota DPRD Kutim, Faizal Rachman menerangkan, alokasi ulang dana ini sangat diperlukan agar proyek-proyek penting seperti pembangunan pelabuhan, jembatan, dan jalan dapat diselesaikan tepat waktu
“Dengan adanya penyesuaian anggaran, kami berharap masalah kekurangan dana ini bisa segera teratasi dan proyek-proyek yang tertunda dapat berjalan sesuai rencana,” ujar Faizal.
Penyesuaian anggaran ini juga akan melibatkan evaluasi terhadap proyek-proyek yang mengalami kesulitan dan memastikan agar dana yang ada digunakan secara optimal.
Pemerintah Kutim juga berencana untuk mengalokasikan dana sisa 417 miliar rupiah dari tahun 2023 untuk menutupi kekurangan anggaran pada tahun 2024.
Pemerintah berharap perubahan anggaran ini dapat meningkatkan kinerja penyelesaian proyek dan meminimalisir keterlambatan yang dapat berdampak pada kelancaran pembangunan infrastruktur di Kutim.
Dengan alokasi dana yang lebih tepat sasaran, diharapkan target pembangunan dapat tercapai tanpa kendala berarti.(Adv)