Top Banner
Berita

Harga Pertamax Naik Jadi Rp 12.500 per Liter Mulai 1 Juli 2025

798
×

Harga Pertamax Naik Jadi Rp 12.500 per Liter Mulai 1 Juli 2025

Sebarkan artikel ini

PT Pertamina (Persero) resmi menaikkan harga BBM nonsubsidi jenis Pertamax dan variannya per 1 Juli 2025 sebagai bagian dari implementasi Keputusan Menteri ESDM No. 245.K/MG.01/MEM.M/2022. Harga baru berlaku mulai dini hari dan berbeda di tiap daerah, dengan kenaikan sebagai berikut  :

Jenis BBMHarga Baru (Rp/l)Harga Lama (Rp/l)Kenaikan
Pertamax (RON 92)12.50012.100+400
Pertamax Turbo (RON 98)13.50013.050+450
Pertamax Green13.25012.800+450
Dexlite13.32012.740+580
Pertamina Dex13.65013.200+450

Kenaikan ini juga diikuti oleh SPBU swasta seperti Shell dan BP, meski skala dan jenis BBM berbeda  . Sementara itu, BBM subsidi seperti Pertalite (Rp 10.000/l) dan Biosolar (Rp 6.800/l) tetap tidak berubah  .

🔍 Penjelasan Detail:

  • Skema Penyesuaian Harga
    Kenaikan merujuk pada formula penetapan harga yang ditetapkan melalui Kepmen ESDM No. 245, sebagai revisi dari peraturan sebelumnya untuk mencerminkan fluktuasi harga minyak dan nilai tukar rupiah  .
  • Cakupan Wilayah
    Berlaku di banyak daerah termasuk Jakarta, Jawa, Bali, dan lainnya. Variasi harga di luar Jawa–Bali sedikit berbeda, namun tren umum menunjukkan kenaikan serupa  .
  • BBM Subsidi Stabil
    Harga Pertalite dan Biosolar tetap stabil, sehingga pengguna kendaraan berbahan bakar subsidi tidak terdampak secara langsung oleh keputusan ini  .

💡 Implikasi bagi Masyarakat

  • Pengendara individu dan logistik: Biaya operasional akan meningkat, terutama bagi sektor transportasi yang bergantung BBM nondis.
  • Potensi penyesuaian tarif: Pelaku jasa seperti ojek online, transportasi umum, dan logistik mungkin menaikkan ongkos untuk menutupi kenaikan biaya.
  • Strategi efisiensi: Masyarakat bakal terdorong untuk lebih hemat bahan bakar atau memanfaatkan transportasi umum/ramah lingkungan.

✅ Kesimpulan

  1. Harga BBM nonsubsidi resmi naik mulai 1 Juli 2025 sesuai regulasi ESDM.
  2. Pertamax series dan diesel mengalami kenaikan Rp 400–580 per liter.
  3. Subsidi tetap stabil, tidak berdampak langsung pada pengguna Pertalite/Biosolar.
  4. Dampak luasnya akan terasa di transportasi dan konsumsi BBM harian masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *