Top Banner
Berita

Intisari Fakta Tenggelamnya KMP Tunu Pratama di Selat Bali

614
×

Intisari Fakta Tenggelamnya KMP Tunu Pratama di Selat Bali

Sebarkan artikel ini

Pada Rabu malam (2 Juli), KMP Tunu Pratama Jaya—kapal penyeberangan tipe Roro—semula berangkat dari Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, menuju Pelabuhan Gilimanuk di Bali sekitar pukul 22.56 WIB. Sekitar pukul 23.20–23.35, kapal ini dilaporkan mengalami kebocoran pada ruang mesin dan sempat menyalakan sinyal darurat sebelum akhirnya terbalik dan tenggelam di perairan Selat Bali  .

Kapal tersebut mengangkut total 65 orang (53 penumpang dan 12 kru) serta 22 kendaraan. Pada Kamis petang, data sementara menunjukkan 35 orang berhasil diselamatkan, 6 dinyatakan tewas, dan puluhan masih dinyatakan hilang  .

Proses SAR dikoordinir oleh Basarnas, TNI AL, Polri, Polairud, dan nelayan lokal. Operasi menggunakan kapal, helikopter, drone termal, dan penyelam, namun menghadapi tantangan gelombang setinggi 1,7–2,5 meter serta arus dan visibilitas rendah  .

Tim penyelam melaporkan kapal sempat mati listrik (blackout) sekitar pukul 00.19 WITA. KOmen bahaya disebabkan oleh kombinasi kebocoran mesin dan kondisi ombak yang cukup tinggi  .

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *