Top Banner
AdventorialBerita

Julfansyah Sebut Pendidikan dan Kesehatan di Kutim dalam Kondisi Memprihatinkan

275
×

Julfansyah Sebut Pendidikan dan Kesehatan di Kutim dalam Kondisi Memprihatinkan

Sebarkan artikel ini
Ketua Komisi D DPRD Kutai Timur (Kutim), Julfansyah
Ketua Komisi D DPRD Kutai Timur (Kutim), Julfansyah

KUTAI TIMUR – Ketua Komisi D DPRD Kutai Timur (Kutim), Julfansyah, menilai sektor pendidikan dan kesehatan di Kutim masih dalam kondisi yang memprihatinkan.

Julfansyah mengungkapkan bahwa banyak fasilitas pendidikan di Kutim yang belum selesai dibangun meskipun anggaran telah tersedia.

Di antaranya adalah pembangunan sekolah dasar (SD) 07 dan SD 08 yang terhenti, memunculkan pertanyaan tentang penyebab ketidakselesaian proyek tersebut.

“Banyak bangunan pendidikan yang belum selesai. SD 07, SD 08, semua itu tidak ada yang selesai. Duitnya ada, tapi belum cukup untuk menyelesaikan pembangunannya,” ujar Julfansyah.

Di sektor kesehatan, Julfansyah juga menyoroti masalah serius yang terjadi. Rumah sakit terbesar di Morobengkar hanya memiliki satu dokter, yang membuat layanan kesehatan di wilayah tersebut sangat terbatas. Untuk mendapatkan pengobatan lebih lanjut, pasien terpaksa dirujuk ke Samarinda.

“Dokter tidak ada, rumah sakit pertama itu dokternya cuma satu. Kalau kita mau berobat, diberi obat dari Puskesmas, baru dikirim ke Samarinda,” jelas Julfansyah.

Sebagai langkah lanjutan, Julfansyah berencana untuk memanggil Dinas Pendidikan dan Dinas Kesehatan untuk membahas masalah ini lebih lanjut.

Menurutnya, penyelesaian masalah ini akan menjadi prioritas agar layanan pendidikan dan kesehatan di Kutim dapat berjalan lebih baik.

Julfansyah juga mengingatkan pentingnya pemerataan pembangunan, agar seluruh wilayah di Kutim merasakan manfaat dari anggaran yang telah dialokasikan, khususnya dalam hal pembangunan fasilitas pendidikan dan kesehatan yang lebih layak.(Adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *