Top Banner
AdventorialDPRD Kabupaten Kutai Timur

Penurunan Lahan Sawah Tantangan Bagi Visi Ekonomi Hijau Kutai Timur

396
×

Penurunan Lahan Sawah Tantangan Bagi Visi Ekonomi Hijau Kutai Timur

Sebarkan artikel ini

Kutai Timur – Anggota Komisi D DPRD Kabupaten Kutai Timur, David Rante, menyampaikan keprihatinannya mengenai penurunan luas lahan sawah di Kutai Timur, yang tercatat mengalami penurunan hingga 57% berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Kalimantan Timur.

“Penurunan lahan sawah ini menjadi tantangan besar bagi visi Kabupaten Kutai Timur yang ingin mengembangkan ekonomi hijau dan biru,” ungkap David.

Menurut David, meskipun penurunan tersebut menunjukkan adanya kesulitan dalam mempertahankan sektor pertanian berbasis padi, ia tetap berharap bahwa dengan adanya kebijakan yang tepat, perkembangan sektor lain, seperti ekonomi hijau dan biru, dapat tetap terwujud.

“Penurunan lahan sawah ini memang tidak mudah diatasi. Namun, kita harus melihatnya sebagai bagian dari tantangan yang harus kita hadapi dengan cara yang lebih holistik,” lanjutnya.

Dia menambahkan bahwa ketahanan pangan menjadi salah satu hal yang perlu mendapatkan perhatian lebih, terutama dalam situasi penurunan luas lahan pertanian.

David juga menyadari bahwa transisi menuju ekonomi hijau dan biru bukanlah hal yang mudah. Meskipun ada pengurangan lahan, dia optimis dengan upaya yang sedang dilakukan untuk mendiversifikasi ekonomi daerah, meskipun ia mengakui bahwa ini memerlukan langkah-langkah strategis yang tidak bisa dilakukan secara tergesa-gesa.

David berharap agar pemerintah dan seluruh stakeholder di Kutai Timur dapat bekerja bersama-sama untuk menghadapi tantangan tersebut dengan bijaksana, dengan tetap menjaga keberlanjutan alam dan menciptakan lapangan pekerjaan di sektor-sektor baru yang lebih ramah lingkungan.

Dengan demikian, meski lahan pertanian menurun, perekonomian Kutai Timur tetap bisa bergerak maju, sesuai dengan visi ekonomi hijau dan biru yang telah dicanangkan.ADV

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *