Top Banner
AdventorialKutim

Kebutuhan Dasar Warga Jadi Acuan Musrenbang Kutim Menyusun Program 2027

312
×

Kebutuhan Dasar Warga Jadi Acuan Musrenbang Kutim Menyusun Program 2027

Sebarkan artikel ini

SANGATTA – Pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat menjadi perhatian utama Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) dalam menyusun arah pembangunan tahun 2027. Melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kabupaten Kutim, pemerintah berupaya memastikan setiap program yang dirancang sesuai dengan kondisi dan kebutuhan riil di lapangan.

Musrenbang yang digelar di Ruang Meranti, Kantor Bupati Kutim itu dihadiri jajaran Forkopimda, Sekretaris Daerah Kabupaten Rizali Hadi, kepala organisasi perangkat daerah, serta berbagai unsur pemangku kepentingan lainnya.

Berbagai aspirasi dari tingkat desa hingga kecamatan mengemuka dalam forum tersebut. Sebagian besar usulan masih berkaitan dengan pembangunan jalan, penyediaan air bersih, serta peningkatan kualitas layanan pendidikan dan kesehatan yang dinilai masih perlu diperkuat.

Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman mengatakan pembangunan harus dimulai dari kebutuhan masyarakat yang paling mendesak. Menurutnya, pemerintah daerah ingin memastikan hasil pembangunan benar-benar memberikan dampak bagi kehidupan warga.

“Kita ingin pembangunan ini betul-betul menyentuh kebutuhan dasar masyarakat,” kata Ardiansyah. Ia menambahkan, akses jalan, ketersediaan air bersih, serta pelayanan pendidikan dan kesehatan menjadi sektor yang mendapat perhatian utama.

Dalam kesempatan tersebut, Ardiansyah juga mengingatkan bahwa kemampuan keuangan daerah memiliki keterbatasan sehingga tidak semua program dapat direalisasikan dalam waktu bersamaan.

“Kita tidak bisa kerjakan semua sekaligus. Yang didahulukan adalah program yang paling dibutuhkan masyarakat,” ujarnya.

Musrenbang 2027 mengusung tema transformasi ekonomi berkelanjutan melalui penguatan infrastruktur dan peningkatan kualitas sumber daya manusia. Tema tersebut menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik, tetapi juga diarahkan untuk meningkatkan kapasitas masyarakat melalui pendidikan, kesehatan, dan pengembangan keterampilan.

Forum perencanaan ini sekaligus menjadi wadah bagi pemerintah untuk menyelaraskan berbagai usulan pembangunan agar sesuai dengan kemampuan anggaran dan prioritas daerah. Seluruh masukan yang diterima akan dikaji berdasarkan tingkat urgensi dan manfaatnya bagi masyarakat luas.

Pemerintah Kabupaten Kutim berharap keputusan yang dihasilkan dalam Musrenbang mampu menjadi dasar pelaksanaan pembangunan yang efektif, sehingga masyarakat dapat merasakan perubahan nyata melalui peningkatan infrastruktur, layanan publik, serta kualitas sumber daya manusia sebagai penopang pertumbuhan ekonomi daerah.(adv)

Total Views: 306

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *