Top Banner
AdventorialKutim

Pemkab Kutai Timur Tegaskan Penerima Beasiswa Tak Boleh Terima Bantuan Ganda

316
×

Pemkab Kutai Timur Tegaskan Penerima Beasiswa Tak Boleh Terima Bantuan Ganda

Sebarkan artikel ini

SANGATTA – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) menegaskan penerapan aturan ketat dalam penyaluran Beasiswa Kutim Tuntas dan Beasiswa Stimulan tahun 2026. Salah satu ketentuan yang diberlakukan adalah larangan menerima bantuan pendidikan dari lebih dari satu sumber agar program berjalan tepat sasaran.

Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setkab Kutim, Norhadi, mengatakan tingginya minat masyarakat terhadap program beasiswa membuat pemerintah harus memperkuat sistem verifikasi data.

“Bagi mahasiswa yang sudah mendapatkan beasiswa dari Provinsi (Kaltim Tuntas), Baznas, atau perusahaan, tidak diperbolehkan menerima lagi dari sini. Kami akan melakukan sharing data. Jika ditemukan double, salah satu harus dihapus atau dipilih,” tegas Norhadi.

Menurutnya, proses pencocokan data dilakukan untuk memastikan bantuan pendidikan dapat dinikmati oleh lebih banyak masyarakat yang benar-benar memenuhi persyaratan.

Di sisi lain, Norhadi memastikan anggaran program beasiswa tidak mengalami pengurangan meskipun pemerintah melakukan efisiensi di sejumlah kegiatan.

Program beasiswa tetap menjadi salah satu prioritas daerah sebagai bagian dari 50 program unggulan Bupati Kutim. Tahun 2026 pemerintah menyiapkan ribuan kuota bagi mahasiswa dan pelajar.

Berdasarkan data penerima tahun sebelumnya, Beasiswa Kutim Tuntas diberikan kepada 331 mahasiswa S1 dan S2 dengan bantuan Rp10 juta. Beasiswa Stimulan menyasar 848 mahasiswa dengan nilai Rp6 juta untuk S1 dan Rp10 juta bagi S2. Sementara itu, 2.565 siswa SMA menerima bantuan masing-masing Rp2,5 juta.

Pendaftaran direncanakan dimulai pada Mei 2026 setelah seluruh persiapan administrasi selesai dilakukan. Program ini juga dapat diikuti mahasiswa asal Kutim yang sedang berkuliah di luar daerah selama masih memiliki KTP Kutim.

Pemerintah berharap pelaksanaan program beasiswa dapat berlangsung lancar dan mampu meningkatkan akses pendidikan bagi masyarakat, sekaligus menghasilkan sumber daya manusia yang siap memberikan kontribusi bagi pembangunan daerah di masa mendatang.(adv)

Total Views: 301

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *