Top Banner
AdventorialKutim

Dukungan PT Indexim Hidupkan Bumi Rapak Cup 2026

323
×

Dukungan PT Indexim Hidupkan Bumi Rapak Cup 2026

Sebarkan artikel ini

KAUBUN – Turnamen Sepak Bola Bumi Rapak Cup 2026 kembali bergulir dengan dukungan PT Indexim Coalindo. Kolaborasi tersebut membuat kompetisi sepak bola di Desa Bumi Rapak, Kecamatan Kaubun, Kutai Timur (Kutim), dapat digelar dengan jumlah peserta yang lebih besar dibandingkan tahun sebelumnya.

Turnamen resmi dibuka Wakil Bupati Kutim, Mahyunadi, di Stadion Buaya Rapak, Sabtu (1/8/2026) sore. Pembukaan ditandai dengan tendangan bola pertama oleh Mahyunadi sebagai simbol dimulainya kompetisi yang diikuti 40 klub atau tim lokal.

Jumlah peserta tersebut meningkat dari 28 tim pada pelaksanaan tahun sebelumnya. Selain menjadi ajang olahraga, turnamen juga menjadi wadah silaturahmi antara masyarakat dan perusahaan yang berada di wilayah Kaubun. 

Kepala Desa Bumi Rapak sekaligus Ketua Panitia, Padil Hidayat, mengatakan dukungan perusahaan menjadi bagian penting dalam penyelenggaraan tahun ini. Kolaborasi tersebut dilakukan setelah adanya efisiensi anggaran desa.

“Tahun ini kami berkolaborasi dengan PT Indexim Coalindo. Alhamdulillah pesertanya meningkat menjadi 40 tim dan seluruh hadiah pembinaan senilai Rp 125 juta berasal dari dukungan perusahaan,” ujarnya.

Dukungan tersebut diwujudkan dalam hadiah pembinaan yang mencapai Rp125 juta. Juara pertama mendapatkan Rp50 juta, juara kedua Rp30 juta, juara ketiga Rp20 juta, dan juara keempat Rp10 juta.

Panitia juga memberikan hadiah kepada pemain terbaik, top skor, dan penjaga gawang terbaik. Masing-masing kategori memperoleh hadiah pembinaan sebesar Rp5 juta. 

Wakil Bupati Kutim, Mahyunadi, mengapresiasi kolaborasi yang memungkinkan kegiatan olahraga tersebut tetap berjalan. Ia menilai kegiatan semacam itu tidak hanya memberikan hiburan, tetapi juga menjadi ruang interaksi masyarakat.

“Di zaman sekarang masyarakat bukan hanya butuh kesejahteraan, tetapi juga kebahagiaan. Salah satunya melalui kegiatan olahraga seperti ini,” katanya.

Mahyunadi meminta seluruh pihak yang terlibat menjaga sportivitas. Ia menekankan pentingnya kejujuran wasit dan kedisiplinan pemain selama pertandingan.

“Wasit harus jujur, pemain juga harus disiplin. Walaupun berbeda tim, kita tetap bersaudara,” tegasnya.

Ia berharap Bumi Rapak Cup terus berkembang menjadi agenda tahunan dengan dukungan berbagai pihak. Turnamen tersebut juga diharapkan menjadi sarana pembinaan untuk melahirkan bibit-bibit atlet sepak bola dari Kutim.(ADV/prokopim/Kutim)

Total Views: 308

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *