Top Banner
AdventorialKutim

Jalur Pengalih Permanen Bengalon Hubungkan Sangatta hingga Akses Berau

317
×

Jalur Pengalih Permanen Bengalon Hubungkan Sangatta hingga Akses Berau

Sebarkan artikel ini

BENGALON – Pengoperasian Jalan Pengalih Permanen (JPP) sepanjang 18,6 kilometer di Kecamatan Bengalon menjadi bagian dari penguatan konektivitas wilayah Kabupaten Kutai Timur (Kutim). Jalur tersebut resmi dioperasikan setelah diresmikan Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) H. Rudy Mas’ud bersama Bupati Kutim H. Ardiansyah Sulaiman, belum lama ini.

JPP menghubungkan Simpang Perdau di Desa Sepaso Selatan dengan kawasan Tower Tiga di Desa Tepian Langsat. Kehadiran jalan tersebut diharapkan memperlancar pergerakan masyarakat sekaligus distribusi barang antarkawasan.

Jalur permanen itu dibangun sebagai pengalihan dari ruas jalan lama yang memiliki fungsi strategis bagi mobilitas masyarakat. Ruas tersebut selama ini menjadi penghubung Sangatta, Bengalon dan Muara Wahau, serta membuka akses menuju Kabupaten Berau.

Pemerintah berharap keberadaan JPP tidak hanya menjadi jalur pengganti, tetapi turut memperkuat hubungan antarwilayah. Akses yang semakin baik dinilai penting untuk mendukung aktivitas ekonomi dan distribusi logistik.

“Jalan ini diharapkan memperkuat konektivitas masyarakat di Kutai Timur dan mendukung akses penghubung Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara.” Ungkap Rudy, beberapa waktu lalu.

Peresmian JPP ditandai penekanan tombol sirine oleh Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud, Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman, Ketua DPRD Kutim Jimmi, dan Presiden Direktur sekaligus CEO PT Kaltim Prima Coal (KPC) Muhammad Rudy.

Acara tersebut turut dihadiri Plt. Kepala BBPJN Kalimantan Timur Akmizal, jajaran Forkopimda Kutim, pimpinan OPD Pemprov Kaltim, serta perwakilan TNI dan Polri.

Ardiansyah mengatakan infrastruktur tersebut diharapkan memberikan dampak terhadap aktivitas masyarakat dan perekonomian daerah.

“Kehadiran infrastruktur baru ini diharapkan tidak hanya memperkuat konektivitas antarwilayah, tetapi juga menjadi motor penggerak baru bagi aktivitas ekonomi masyarakat di Kutim,” ungkap Bupati Kutai Timur Ardiansyah Sulaiman.

Pengoperasian JPP diharapkan membuka konektivitas wilayah timur dan utara Kutim serta mendukung perkembangan ekonomi masyarakat dalam jangka panjang.(ADV/prokopim/Kutim)

Total Views: 307

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *