Pemkab PPU

Pemkab PPU Bukakan Jalan Bagi Putra Daerah Menembus Industri Aviasi Nasional

169
×

Pemkab PPU Bukakan Jalan Bagi Putra Daerah Menembus Industri Aviasi Nasional

Sebarkan artikel ini
Bupati PPU, Mudyat Noor, saat menyambangi kampus Politeknik Penerbangan (Poltekbang) Surabaya pada Kamis (17/9/2026).

SURABAYA -Berdirinya Bandara Ibu Kota Nusantara (IKN) di atas tanah Penajam Paser Utara (PPU) bukan sekadar tentang kemegahan infrastruktur beton dan landasan pacu. Lebih dari itu, ini adalah pertaruhan masa depan generasi muda lokal. Tak ingin warganya hanya menjadi penonton di rumah sendiri, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) PPU bergerak cepat menyiapkan talenta lokal untuk menguasai industri penerbangan nasional.

Komitmen nyata itu diwujudkan secara langsung oleh Bupati PPU, Mudyat Noor, saat menyambangi kampus Politeknik Penerbangan (Poltekbang) Surabaya pada Kamis (17/9/2026). Langkah strategis ini menjadi karpet merah bagi putra-putri PPU untuk meretas karier profesional di dunia aviasi sebuah sektor dengan standar kedisiplinan dan keahlian tingkat tinggi.

Mudyat menegaskan, akselerasi pembangunan IKN harus berbanding lurus dengan peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) lokal. Bagi Pemkab PPU, pemuda daerah harus berada di barisan depan operasional infrastruktur vital tersebut.

“Kehadiran Bandara IKN adalah momentum emas. Kita tidak ingin pemuda PPU hanya menyaksikan pesawat berlalu-lalang, tetapi mereka harus hadir sebagai teknisi, pengelola, hingga profesional di balik layar operasional bandara. Kerja sama dengan Poltekbang Surabaya ini adalah investasi jangka panjang untuk memastikan SDM kita siap bersaing dan berdaya saing global,” ujar Mudyat.

Rombongan Pemkab PPU yang turut dihadiri Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan PPU Muchtar, Kepala BPSDM PPU Khaerudin, dan Kabag Pemerintahan Dahlan diterima hangat oleh Wakil Direktur II Poltekbang Surabaya, Dr. Bambang Driyono.

Poltekbang Surabaya, sebagai institusi kedinasan di bawah Kementerian Perhubungan, menyambut hangat sinergi ini. Bambang menjelaskan bahwa sistem pendidikan terpadu 24 jam berbasis asrama di Poltekbang tidak hanya mentransfer ilmu teknis penerbangan, tetapi juga membentuk mentalitas, kedisiplinan, dan karakter siap kerja.

Sinergi Pemkab PPU dan Poltekbang Surabaya ini menjadi bukti bahwa pembangunan IKN bukan hanya soal pemindahan fisik ibu kota, melainkan tentang mencetak sejarah baru di mana anak daerah tampil menjadi pilar utama penggerak aviasi Indonesia. (adv)

 

Total Views: 1

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *