Top Banner
AdventorialKutim

SPPG Polres Kutim Capai 99 Persen, Verifikasi BGN Jadi Tahap Penentu

327
×

SPPG Polres Kutim Capai 99 Persen, Verifikasi BGN Jadi Tahap Penentu

Sebarkan artikel ini

SANGATTA – Tahap akhir pembangunan Satuan Pelayanan Program Gizi (SPPG) Polres Kutai Timur kini memasuki proses penyempurnaan. Setelah pekerjaan fisik hampir selesai, perhatian utama diarahkan pada pemenuhan standar lingkungan, keamanan pangan, dan administrasi.

Program yang menjadi bagian dari pelaksanaan Makan Bergizi Gratis (MBG) tersebut telah mencapai progres 99 persen. Sebelum resmi beroperasi, Polres Kutim masih harus melalui tahapan verifikasi dari Badan Gizi Nasional (BGN).

Kapolres Kutim AKBP Fauzan Arianto mengatakan hasil verifikasi tersebut menjadi salah satu syarat penting sebelum layanan dapat dijalankan sepenuhnya.

“Alhamdulillah progres pembangunan sudah mencapai 99 persen. Kami tinggal menunggu verifikasi final dari BGN,” ungkapnya.

Menurut Fauzan, penyelesaian tahap akhir difokuskan pada aspek yang berkaitan dengan keberlanjutan operasional. Mulai dari pengolahan air baku, Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL), hingga proses sertifikasi halal.

Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk evaluasi terhadap persoalan yang pernah terjadi pada sejumlah SPPG lain di Kutim. Sebelumnya, belasan unit layanan sempat ditutup sementara karena belum memenuhi ketentuan terkait pengelolaan limbah.

Karena itu, Polres Kutim memastikan seluruh sistem sanitasi telah dipersiapkan secara maksimal agar tidak menimbulkan hambatan setelah distribusi makanan dimulai.

“Sisa pekerjaan memang hanya satu persen, tetapi itu menyangkut pengolahan air, IPAL, serta sertifikasi halal yang harus benar-benar tuntas,” kata Fauzan.

Selain menjamin kebersihan lingkungan, proses sertifikasi halal juga menjadi bagian penting untuk memastikan makanan yang disajikan memenuhi standar yang diharapkan masyarakat.

SPPG Polres Kutim nantinya diproyeksikan melayani sekitar 3.200 penerima manfaat di Kecamatan Sangatta Utara. Sasaran program mencakup peserta didik tingkat TK, SD, dan SMP, termasuk TK Bhayangkara yang berada di sekitar kawasan Polsek Sangatta Utara.

Dengan kesiapan tersebut, Polres Kutim berharap kehadiran SPPG dapat mendukung upaya peningkatan kualitas gizi anak-anak sekaligus menjadi contoh pengelolaan layanan yang mematuhi standar kesehatan lingkungan dan keamanan pangan.(adv)

Total Views: 317

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *