Top Banner
AdventorialKutim

Peternakan Ayam Rakyat Tumbuh Pesat, Pemkab Kutai Timur Dukung Penguatan Ekonomi Desa

339
×

Peternakan Ayam Rakyat Tumbuh Pesat, Pemkab Kutai Timur Dukung Penguatan Ekonomi Desa

Sebarkan artikel ini

TELUK PANDAN – Upaya memperkuat ekonomi masyarakat di Desa Persiapan Bukit Pandan Jaya, Kecamatan Teluk Pandan, mulai menunjukkan perkembangan melalui sektor peternakan ayam rakyat. Di tengah dominasi sektor perkebunan sebagai penopang utama perekonomian warga, usaha peternakan yang dikembangkan Kelompok Tani Sawit Mandiri Sejahtera (SMS) mulai menjadi alternatif sumber penghasilan sekaligus mendukung kebutuhan pangan lokal.

Perkembangan tersebut ditinjau langsung Bupati Kutai Timur (Kutim), Ardiansyah Sulaiman, saat mengunjungi kandang ayam milik kelompok tani tersebut. Turut hadir dalam kegiatan itu Camat Teluk Pandan Anwar, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam), Ketua Kelompok Tani SMS Sunyoto, serta masyarakat sekitar.

Dalam kesempatan tersebut, Ardiansyah menilai peternakan rakyat memiliki prospek yang baik apabila dikelola secara berkelanjutan. Tingginya kebutuhan pasar terhadap daging ayam dinilai menjadi peluang yang dapat dimanfaatkan masyarakat desa untuk meningkatkan pendapatan sekaligus membuka lapangan kerja baru.

“Kegiatan seperti ini sangat positif karena mampu membuka peluang usaha dan lapangan pekerjaan bagi masyarakat desa. Pemerintah daerah tentu mendukung pengembangan peternakan rakyat agar semakin maju,” ujar Ardiansyah.

Menurutnya, pengembangan peternakan rakyat tidak hanya berkaitan dengan penyediaan pangan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat desa. Karena itu, pemerintah terus mendorong masyarakat agar tidak hanya bergantung pada sektor perkebunan sebagai sumber penghidupan. Diversifikasi usaha dinilai penting agar ekonomi masyarakat tetap tumbuh meski menghadapi perubahan kondisi pasar.

Pemilik kandang, Rudi, menjelaskan kandang yang dikelola berukuran 12 x 70 meter dan saat ini menampung sekitar 1.000 ekor ayam potong berusia 23 hari. Usaha tersebut menjadi langkah awal pengembangan peternakan berbasis kelompok di desa.

Camat Teluk Pandan, Anwar, menilai keberhasilan usaha peternakan memerlukan pendampingan yang berkelanjutan, baik dalam pengelolaan usaha, kesehatan ternak, maupun pemasaran hasil produksi.

“Kalau dikelola dengan baik, usaha peternakan seperti ini bisa menjadi sumber pendapatan baru bagi masyarakat desa dan membantu memperkuat ekonomi lokal,” kata Anwar.

Sementara itu, Ketua Kelompok Tani SMS Sunyoto berharap keberadaan peternakan tersebut dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat lain untuk mengembangkan usaha produktif berbasis kelompok. Menurutnya, dukungan pembinaan, fasilitas, dan akses pasar akan menjadi faktor penting agar usaha peternakan rakyat dapat berkembang secara berkelanjutan.(adv)

Total Views: 328

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *