Top Banner
AdventorialBeritaUmum

Rumah BUMN Balikpapan Dorong UMKM Kenali Peluang Retail Export untuk Menembus Pasar Internasional

21
×

Rumah BUMN Balikpapan Dorong UMKM Kenali Peluang Retail Export untuk Menembus Pasar Internasional

Sebarkan artikel ini

Balikpapan — Rumah BUMN Balikpapan melaksanakan pelatihan berjudul “Mengenal Retail Export untuk UMKM” yang diikuti oleh UMKM binaan Rumah BUMN Balikpapan pada Senin (10/08/2026).

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Rumah BUMN Balikpapan dalam meningkatkan kapasitas dan wawasan pelaku UMKM agar semakin siap mengembangkan usaha dan memperluas jangkauan pasar hingga ke tingkat internasional.

Pelatihan ini menghadirkan Andreina Jonathan, selaku Owner Alevander sekaligus praktisi retail export. Alevander telah menjalankan aktivitas ekspor sejak 2020 dan berhasil menembus pasar internasional di berbagai negara, di antaranya Inggris (UK), Amerika Serikat (USA), Kanada, Belanda (Netherlands), Belgia, Jepang, dan Romania.

Dalam pelatihan tersebut, peserta mendapatkan wawasan praktis mengenai konsep retail export, cara memulai pengiriman produk ke luar negeri, perhitungan ongkos kirim, metode pembayaran, serta hal-hal yang perlu diperhatikan dalam proses pengiriman internasional.

Retail export sendiri memungkinkan pelaku usaha untuk menjual dan mengirimkan produk dalam jumlah kecil atau satuan kepada pembeli di luar negeri, sehingga dapat menjadi salah satu langkah awal bagi UMKM untuk mengenal pasar internasional.

Melalui kegiatan ini, peserta diharapkan tidak hanya memahami konsep ekspor, tetapi juga memperoleh perspektif baru dalam mengembangkan usaha, meningkatkan daya saing produk, serta melihat peluang untuk memperluas pemasaran ke pasar internasional.

Materi yang disampaikan juga memberikan gambaran bahwa ekspor tidak selalu identik dengan pengiriman dalam jumlah besar, melainkan dapat dimulai dari skala kecil sesuai kebutuhan dan permintaan buyer.

Salah satu peserta dari UMKM Dapur Nyai mengungkapkan bahwa pelatihan tersebut memberikan pemahaman baru mengenai retail export.

“Sebelumnya saya mengira kalau ekspor itu harus dalam jumlah besar dan banyak. Ternyata dari pelatihan ini saya baru tahu bahwa mengirim produk dalam jumlah kecil, bahkan 2–5 pcs, juga bisa dilakukan sebagai retail export. Jadi ternyata UMKM dengan skala produksi kecil pun punya kesempatan untuk mulai menjangkau pasar luar negeri,” ungkapnya.

Supervisor Rumah BUMN Balikpapan, Novi Purwanti, menyampaikan harapannya agar pelatihan ini dapat membuka perspektif baru bagi UMKM binaan dalam melihat potensi pasar internasional.

“Kami berharap setelah mengikuti pelatihan ini, UMKM binaan tidak lagi merasa bahwa ekspor merupakan sesuatu yang sulit atau hanya bisa dilakukan oleh usaha dengan kapasitas produksi besar. Dengan memahami konsep retail export, kami berharap UMKM dapat mulai mempersiapkan produknya, meningkatkan kualitas dan daya saing, serta berani mencoba menjangkau buyer dari luar negeri secara bertahap,” ujarnya.

Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi salah satu langkah Rumah BUMN Balikpapan dalam mendorong UMKM binaan untuk naik kelas, memperluas akses pasar, dan meningkatkan daya saing produk lokal.

Dengan pengetahuan dan pendampingan yang berkelanjutan, UMKM diharapkan mampu berkembang dari pasar lokal menuju pasar internasional dan membawa produk-produk unggulan daerah semakin dikenal di tingkat global.

Total Views: 0

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *