Top Banner
AdventorialKutim

Pemkab Kutim Dukung Perjuangan Jemaat HKBP Sangatta Selesaikan Gereja

340
×

Pemkab Kutim Dukung Perjuangan Jemaat HKBP Sangatta Selesaikan Gereja

Sebarkan artikel ini

SANGATTA – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim) memberikan dukungan terhadap upaya jemaat HKBP Resort Sangatta menyelesaikan pembangunan rumah ibadah yang telah berjalan hampir tiga tahun. Gereja yang berada di Jalan Tongkonan Rannu, Desa Singa Gembara, Kecamatan Sangatta Utara, itu masih membutuhkan sekitar Rp1,8 miliar.

Dukungan tersebut disampaikan Wakil Bupati Kutim Mahyunadi saat menghadiri pesta pembangunan Gereja HKBP Resort Sangatta pada Sabtu (8/8/2026). Ia hadir bersama Anggota DPRD Kutim Yusuf Silambi, perwakilan Kodim 0909/Kutai Timur dan tokoh masyarakat H. Sakka.

Pesta pembangunan juga dihadiri Praeses HKBP Distrik XXVII Borneo Pdt. Samuel Ambarita, Pendeta HKBP Resort Sangatta Pdt. Korri Lumbantoruan, panitia serta warga jemaat.

Ketua Panitia Pembangunan Gereja HKBP Resort Sangatta, S. Ambarita, mengatakan dana yang telah terkumpul mencapai sekitar Rp5 miliar. Namun, masih diperlukan Rp1,8 miliar untuk menyelesaikan pembangunan.

“Karena itu, kami mengadakan pesta pembangunan ini sebagai upaya menggalang dana tambahan sekitar Rp1,8 miliar agar pembangunan gereja dapat segera diselesaikan,” jelasnya.

Dari dana yang telah terkumpul, Pemkab Kutim telah memberikan bantuan sekitar Rp3 miliar. Sementara sekitar Rp2 miliar berasal dari partisipasi jemaat.

Mahyunadi menyebut semangat gotong royong jemaat menjadi modal penting dalam menyelesaikan pembangunan. Pemerintah, kata dia, akan tetap mendukung kebutuhan masyarakat termasuk pembangunan rumah ibadah.

“Kalau kita bersama-sama, saya yakin pembangunan ini bisa diselesaikan,” ungkapnya.

Ia juga menyampaikan komitmen untuk memberikan bantuan signifikan melalui anggaran 2027.

Mahyunadi berharap gereja tersebut segera selesai dan dapat digunakan untuk kegiatan ibadah serta pembinaan kehidupan masyarakat.

“Kita berharap pembangunan ini segera selesai dan bisa digunakan untuk beribadah, membentuk manusia yang berakhlak mulia selaras dengan misi Pembangunan Kutim,” katanya.

Gereja tersebut akan menjadi rumah ibadah bagi sekitar 400 kepala keluarga atau kurang lebih 1.200 jiwa yang dilayani tiga orang hamba Tuhan.

Pesta pembangunan berlangsung dalam suasana penuh sukacita dengan prosesi mangulosi, penampilan manortor, tarian, musik dan puji-pujian.(ADV/prokopim/Kutim)

Total Views: 329

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *