Top Banner
Pemkab PPU

Pemkab PPU Rangkul Dunia Usaha Wujudkan Ekosistem Bisnis Ramah Anak

4
×

Pemkab PPU Rangkul Dunia Usaha Wujudkan Ekosistem Bisnis Ramah Anak

Sebarkan artikel ini
Pemkab PPU mengukuhkan APSAI periode 2026-2031 untuk memperkuat kolaborasi pemerintah dan dunia usaha dalam mewujudkan lingkungan bisnis ramah anak.

PENAJAM — Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur, memperkuat kolaborasi dengan sektor swasta untuk mewujudkan ekosistem bisnis yang ramah anak. Komitmen tersebut ditandai dengan pengukuhan pengurus Asosiasi Perusahaan Sahabat Anak Indonesia (APSAI) Kabupaten PPU periode 2026-2031. Pengukuhan berlangsung secara virtual melalui Zoom Meeting, Senin (14/9/2026).

Pengukuhan dilakukan langsung oleh Ketua Umum APSAI Pusat Wida Septarina. Kegiatan itu turut dihadiri Sekretaris Daerah PPU Tohar, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Nicko Herlambang, serta sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemkab PPU. Bupati PPU Mudyat Noor mengatakan, keberadaan APSAI menjadi wadah penting untuk memperkuat sinergi antara pemerintah dan dunia usaha dalam menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuh kembang anak.

Menurut Mudyat, kemajuan daerah tidak cukup diukur dari pembangunan infrastruktur maupun peningkatan investasi. Perlindungan serta pemenuhan hak anak juga menjadi bagian penting dalam pembangunan berkelanjutan. “Dunia usaha bukan sekadar menjalankan kegiatan bisnis dan berkontribusi pada perekonomian daerah, melainkan juga mitra strategis pemerintah dalam menciptakan lingkungan yang layak bagi tumbuh kembang anak,” kata Mudyat.

Ia mendorong perusahaan yang beroperasi di PPU untuk memasukkan prinsip pemenuhan hak anak ke dalam tata kelola perusahaan. Dengan demikian, upaya menciptakan lingkungan ramah anak tidak berhenti pada pelaksanaan program tanggung jawab sosial perusahaan atau corporate social responsibility (CSR).

Mudyat menilai prinsip ramah anak perlu diwujudkan melalui kebijakan dan budaya kerja di lingkungan perusahaan. Beberapa di antaranya dapat dilakukan melalui penyediaan fasilitas yang ramah keluarga serta kebijakan yang mendukung pekerja yang memiliki anak.

Pendekatan tersebut diharapkan dapat memperluas keterlibatan sektor swasta dalam menciptakan lingkungan yang aman dan mendukung kebutuhan anak sekaligus keluarga pekerja. Ketua Umum APSAI Pusat Wida Septarina menyambut positif langkah Pemkab PPU dalam memperkuat peran dunia usaha dalam pemenuhan hak anak.

Menurut Wida, kolaborasi pemerintah dan sektor swasta dapat menjadi salah satu bagian penting dalam mendukung percepatan pencapaian status Kabupaten Layak Anak (KLA). Ia menilai keterlibatan dunia usaha tidak hanya berkaitan dengan kontribusi ekonomi, tetapi juga dapat diarahkan untuk mendukung terciptanya lingkungan yang kondusif bagi anak. “Melalui sinergi erat ini, Pemkab PPU optimistis mampu mencetak SDM unggul dan berdaya saing tinggi sejak dini,” ujar Wida.

Pemkab PPU berharap penguatan APSAI dapat menjadi ruang kolaborasi berkelanjutan antara pemerintah, perusahaan, dan pemangku kepentingan lainnya untuk mendukung pemenuhan hak anak di Kabupaten Penajam Paser Utara.(adv)

 

Total Views: 0

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *