Top Banner
Pemkab PPU

Membuka Pintu Investasi Benuo Taka, Strategi Pemkab PPU Dorong Pelabuhan Nenang dan Jembatan Riko

6
×

Membuka Pintu Investasi Benuo Taka, Strategi Pemkab PPU Dorong Pelabuhan Nenang dan Jembatan Riko

Sebarkan artikel ini
Pemkab PPU melakukan lobi-lobi hingga pusat untuk buka pintu investasi.

JAKARTA – Langkah nyata dan terukur terus ditunjukkan Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (Pemkab PPU) dalam mempercepat pemerataan ekonomi daerah. Sebagai kawasan penyangga utama Ibu Kota Nusantara (IKN), Benuo Taka kini bergerak aktif menjemput bola demi memastikan kesiapan infrastruktur logistik, konektivitas antarwilayah, dan kemudahan arus investasi.

Komitmen besar tersebut ditegaskan langsung oleh Bupati PPU, Mudyat Noor, saat memimpin audiensi strategis bersama jajaran Kementerian Infrastruktur di Gedung Kemeninfra, Jakarta. Dalam pertemuan tingkat tinggi ini, Pemkab PPU menyodorkan dua usulan proyek infrastruktur yang sangat vital bagi masa depan daerah: pembangunan Pelabuhan Nenang serta peningkatan kapasitas konektivitas Jembatan Riko.

Bupati Mudyat Noor menekankan bahwa kedua proyek infrastruktur tersebut bukan sekadar pembangunan fisik biasa, melainkan simpul strategis yang akan menggerakkan roda perekonomian masyarakat secara berkelanjutan. Pembangunan Pelabuhan Nenang diproyeksikan menjadi sentra logistik baru yang mandiri dan efisien. Secara geografis dan teknis, lokasinya sangat menguntungkan karena berada di luar alur pelayaran utama Teluk Balikpapan, sehingga menjamin kelancaran arus barang tanpa mengganggu lalu lintas kapal besar.

“Pelabuhan Nenang ini jika nantinya terbangun akan menjadi tumpuan ekonomi utama bagi masyarakat daerah. Keberadaannya membuka konektivitas baru yang langsung berdampak nyata pada efisiensi rantai pasok dan perputaran uang di level lokal,” ujar Mudyat, di Ruang Rapat Lantai IV Gedung Kemeninfra, Jakarta, pada Rabu (23/9/2026).

Tidak hanya berfokus pada pelabuhan dan jembatan, usulan komprehensif Pemkab PPU juga menyasar penguatan infrastruktur pendukung sektor unggulan lain, seperti pertanian dan pariwisata. Langkah ini diambil agar kue pembangunan tidak hanya menumpuk di pusat kota, tetapi menjangkau hingga ke pelosok desa.

Sinyal positif pun diberikan oleh pemerintah pusat. Staf Khusus Menko Bidang Manajemen dan Kerja Sama Antar Lembaga, Agust Jovan Latuconsina, menyambut hangat inisiatif proaktif Pemkab PPU dan berjanji segera menurunkan tim untuk mengecek kondisi eksisting di lapangan.

Melalui diplomasi infrastruktur yang agresif ini, Pemkab PPU optimistis mampu menciptakan iklim investasi yang semakin bergairah, membuka ribuan lapangan kerja baru, serta membawa PPU menjadi motor penggerak ekonomi utama di kawasan IKN. (adv)

 

Total Views: 0

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *