Top Banner
Pemkab PPU

Dinas Perikanan PPU Uji Coba Garam Lokal Berteknologi HDPE

13
×

Dinas Perikanan PPU Uji Coba Garam Lokal Berteknologi HDPE

Sebarkan artikel ini
Melimpahnya pasokan air laut di sepanjang wilayah pesisir Kabupaten PPU memicu terobosan baru di bidang ekonomi kreatif kelautan

PENAJAM – Melimpahnya pasokan air laut di sepanjang wilayah pesisir Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) memicu terobosan baru di bidang ekonomi kreatif kelautan. Dinas Perikanan PPU kini tengah gencar mendorong optimalisasi produksi garam lokal berkualitas tinggi guna memenuhi kebutuhan industri daerah sekaligus menunjang ketahanan pangan mandiri.

Inovasi pemandfaatan air laut ini dipandang amat strategis karena komoditas garam tidak hanya menjadi bahan penyedap masakan di dapur, melainkan memiliki fungsi vital pada sektor pendukung ekonomi PPU, yakni perkebunan kelapa sawit dan peternakan.

Kepala Dinas Perikanan Kabupaten PPU, Andi Trasodiharto, menjelaskan pihaknya telah sukses membuktikan efektivitas metode penggaraman modern di kawasan pesisir Pejala. Melalui penggunaan teknologi penampungan air laut berbahan plastik High-Density Polyethylene (HDPE) yang memanfaatkan bantuan sinar matahari secara maksimal, proses kristalisasi air laut terbukti mampu memproduksi garam yang sangat bersih, putih, serta bermutu tinggi.

“Kita diberkahi dengan laut yang luas dan pasokan air laut yang melimpah. Metode pengkristalan menggunakan plastik HDPE ini sudah pernah kita uji cobakan di Pejala, dan hasilnya luar biasa. Garam yang dihasilkan sangat putih dan berkualitas bagus,” ungkap Andi Trasodiharto, Rabu (14/10/2026).

Andi menambahkan, selama ini sebagian besar masyarakat menganggap fungsi garam hanya sebatas kebutuhan konsumsi pangan rumah tangga. Padahal, bagi wilayah PPU yang kaya akan perkebunan dan peternakan, garam laut memiliki peran esensial sebagai penunjang nutrisi hewan ternak seperti sapi, serta bahan penggaraman tanah pada perkebunan sawit untuk menekan serangan hama penyakit tanaman.

“Fungsi garam ini bukan hanya untuk kebutuhan konsumsi manusia, tetapi juga untuk ternak seperti sapi dan sektor perkebunan, khususnya kelapa sawit maupun tanaman lainnya. Penggaraman ini efektif membantu mengurangi penyakit-penyakit yang sering menyerang tanaman,” terangnya.

Melihat ketersediaan bahan baku air laut yang berlimpah dan permintaan pasar lokal yang begitu besar, Dinas Perikanan optimistis PPU sanggup memproduksi garam secara mandiri. Langkah ini diharapkan mampu melepas ketergantungan daerah dari pasokan garam luar wilayah sekaligus meningkatkan pendapatan masyarakat pesisir.(adv)

 

 

Total Views: 0

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *