Top Banner
AdventorialKutim

Lepas Kontingen Jamnas, Bupati Kutim Tekankan Pentingnya Regenerasi

324
×

Lepas Kontingen Jamnas, Bupati Kutim Tekankan Pentingnya Regenerasi

Sebarkan artikel ini

SANGATTA — Kontingen Jambore Nasional (Jamnas) Kutai Timur (Kutim) resmi dilepas Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman di halaman Kantor Bupati Kutim, Senin (10/8/2026). Pemerintah daerah berharap keikutsertaan tersebut dapat menjadi pengalaman sekaligus proses pembentukan karakter bagi generasi muda.

Pelepasan kontingen turut dihadiri Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kutim, Asti Mazar Bulang. Sebanyak 20 orang diberangkatkan untuk mengikuti kegiatan tersebut. Komposisinya terdiri atas 16 peserta Pramuka Penggalang, dua pembina pendamping, serta dua perwakilan kontingen.

Dari 16 peserta, delapan merupakan anggota putra yang tergabung dalam Regu Enggang, sedangkan delapan peserta putri berada dalam Regu Ulin. Mayoritas peserta masih duduk di bangku Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Dalam arahannya, Ardiansyah menekankan bahwa Gerakan Pramuka tidak sebatas kegiatan kepanduan, tetapi juga menjadi sarana pembentukan karakter dan penanaman kecintaan terhadap tanah air. Ia menyebut Pramuka sebagai bagian dari proses menyiapkan generasi penerus bangsa.

“Pramuka harus selalu siap siaga setiap saat dan menjadi bagian penting dari proses regenerasi kepemimpinan bangsa,” kata Ardiansyah.

Pada kesempatan itu, ia juga mengenang pengalamannya pada Jamnas 1976. Saat itu, Ardiansyah tidak terpilih sebagai peserta Jamnas. Namun, kondisi tersebut tidak membuatnya berhenti berusaha karena kemudian mendapat kesempatan menjadi Siswa Teladan.

Pengalaman tersebut disampaikan untuk membangun semangat para peserta agar tidak mudah berkecil hati ketika menghadapi kegagalan. Menurutnya, prestasi dapat diraih melalui berbagai jalur selama seseorang tetap berusaha.

Bupati juga meminta peserta menjaga nama baik daerah selama mengikuti Jamnas. Ia menyebut Kutim memiliki kekayaan sumber daya alam yang besar, sehingga tantangan berikutnya adalah meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

“Kekayaan SDA harus diimbangi dengan peningkatan kualitas SDM. Adik-adik sekalian menjadi representasi Kutim dalam setiap kegiatan,” tegasnya.

Ardiansyah juga meminta orang tua terus memberikan dukungan moral. Pelepasan ditandai dengan pemakaian rompi kontingen kepada perwakilan peserta dan foto bersama.(ADV/prokopim/Kutim)

Total Views: 317

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *