PENAJAM – Posisi strategis Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) yang masuk dalam kawasan delineasi Ibu Kota Nusantara (IKN) membawa dampak positif terhadap alokasi program pembangunan dari Pemerintah Pusat. PPU menjadi salah satu daerah prioritas penerima bantuan pembiayaan nasional untuk penguatan sektor perikanan, pendidikan, dan ekonomi desa.
Selain mengawal pengerjaan program nasional yang telah mengucur seperti Kampung Nelayan Merah Putih, Sekolah Rakyat, dan Sekolah Nasional Terintegrasi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) PPU kini mengajukan usulan infrastruktur baru untuk memperkuat konektivitas dan sektor pertanian daerah.
Wakil Bupati PPU, Abdul Waris Muin, mengapresiasi besarnya perhatian Pemerintah Pusat serta Presiden Prabowo Subianto terhadap percepatan pembangunan fasilitas publik di Kabupaten PPU.
“Iya alhamdulillah, pemerintah pusat sangat memperhatikan khususnya Kabupaten Penajam Paser Utara karena bagaimanapun juga masuk dileaniasi IKN,” ucapnya pada Rabu (28/10/2026).
Waris menerangkan bahwa jajaran Pemkab PPU telah menyusun usulan prioritas baru kepada kementerian terkait, yang berfokus pada pembangunan aksesibilitas transportasi dan ketahanan air untuk lahan pertanian warga.
“Dan yang paling penting sementara yang diusulkan ini dari pemerintah kabupaten yaitu jembatan Riko Buluminung sama embung yang ada di Waru dan fasilitas terus jalan-jalan usaha tani agar segera terealisasi bantuan pemerintah pusat,” kata Abdul Waris Muin.
Mengenai kesiapan lahan dan dukungan sosial masyarakat terhadap fasilitas pendidikan prioritas seperti Sekolah Rakyat dan sekolah terintegrasi, Waris memastikan seluruh koordinasi lintas sektor bersama para tokoh masyarakat berjalan kondusif.
“Kita ada rapat dengan sekda dengan warga dan ketua RT lurah terkait dengan aksesasi dan yang dilalui. Alhamdulillah tidak ada masalah. Terkait sekolah rakyat dan sekolah terintegrasi itu tidak ada masalah semua. Kita menunggu agar pemerintah pusat itu segera melaunching.
Alhamdulillah beberapa program Presiden Prabowo Subianto sekarang mulai berjalan di PPU,” tandas Waris.
Dengan pengajuan infrastruktur pendukung ini, Pemkab PPU berharap percepatan pembangunan sarana transportasi dan fasilitas pertanian dapat beriringan dengan hadirnya fasilitas pendidikan nasional. (Adv)












