Top Banner
AdventorialKutim

Menyemai Kesadaran Ekologi sejak Dini: Sinergi KPC dan Dunia Pendidikan Perkuat Tradisi Hijau di Kutai Timur

483
×

Menyemai Kesadaran Ekologi sejak Dini: Sinergi KPC dan Dunia Pendidikan Perkuat Tradisi Hijau di Kutai Timur

Sebarkan artikel ini

SANGATTA — Upaya melestarikan lingkungan hidup kini tidak hanya bertumpu pada regulasi formal, tetapi juga diinternalisasikan langsung ke dalam denyut nadi pendidikan generasi muda. Melalui kolaborasi antara dunia usaha dan sektor pendidikan, PT Kaltim Prima Coal (KPC) mempertegas komitmen ekologisnya dengan menggelar program Green Olympic Goes To School di Aula Pertemuan SMAN 2 Sangatta Utara (SMADA), Kutai Timur.

Kegiatan yang diinisiasi oleh Departemen Health, Safety, Environment and Security (HSES) KPC ini melibatkan ratusan pelajar dari 18 SMA dan SMK di wilayah Sangatta Utara dan Sangatta Selatan. Inisiatif ini menjadi kelanjutan berkelanjutan dari program serupa yang sebelumnya sukses dilaksanakan di tingkat sekolah dasar, berpusat di SDN 010 Sangatta Utara.

Menanam Harapan lewat Flora Endemik

Bentuk nyata dari gerakan ini ditandai dengan penyerahan 25 bibit tanaman endemik lokal Kalimantan, antara lain ulin, meranti merah, kapur, gaharu, kayu putih, dan nyamplung. Bibit-bibit langka ini diserahkan secara simbolis kepada Pelaksana Harian (Plh) Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah II Provinsi Kalimantan Timur, Paeran, bersama Kepala SMAN 2 Sangatta Utara, Hasrul.

General Manager HSES KPC, Handi Suhadi, menyampaikan bahwa keterlibatan generasi muda merupakan kunci utama dalam menjaga keberlanjutan lingkungan. Sekolah dinilai sebagai persemaian paling strategis dalam membentuk karakter manusia yang responsif terhadap isu-isu ekologi.

“Kepedulian terhadap lingkungan tidak hanya menjadi tanggung jawab perusahaan, tetapi juga memerlukan keterlibatan dunia pendidikan. Kami berharap para pelajar menjadi generasi yang memiliki kesadaran untuk menjaga dan melestarikan lingkungan sejak dini,” tegas Handi.

Lebih lanjut, Handi menjelaskan bahwa KPC terus mengintegrasikan prinsip-prinsip pertambangan berkelanjutan (sustainable mining) dalam setiap tahap operasionalnya. Hal itu diwujudkan melalui: Efisiensi Energi & Pengurangan Emisi: Meminimalkan jejak karbon perusahaan., Pengelolaan Lahan: Tata kelola tanah pucuk (top soil) secara cermat., Pemulihan Ekosistem: Pelaksanaan reklamasi dan revegetasi yang sistematis di lahan pascatambang.

Sinergi dengan Program Sekolah Adiwiyata

Inisiatif hijau ini mendapat respons positif dari pemangku kepentingan pendidikan. Plh Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah II Kaltim, Paeran, mengapresiasi langkah KPC yang mengombinasikan edukasi teoritis dengan aksi nyata. Menurutnya, sekolah-sekolah di Kutai Timur harus terus didorong untuk menjadikan budaya penghijauan sebagai bagian dari pembentukan karakter disiplin dan tanggung jawab siswa.

Seirama dengan hal tersebut, Kepala SMAN 2 Sangatta Utara, Hasrul, menilai bahwa materi yang disajikan dalam Green Olympic Goes To School sangat relevan dengan penguatan program Sekolah Adiwiyata di lembaganya.

“Materi yang disampaikan memberikan wawasan baru bagi peserta didik bahwa menjaga lingkungan adalah bagian tak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari. Kami berharap kegiatan ini berkesinambungan,” kata Hasrul.

Mengubah Paradigma Pertambangan Modern

Dalam sesi pemaparan materi, Fahmi Syaifudin dari tim KPC membedah secara komprehensif tahapan operasional pertambangan ramah lingkungan—mulai dari proses eksplorasi, mitigasi dampak lingkungan, pengelolaan top soil, hingga proses reklamasi dan revegetasi.

Melalui pendekatan edukatif ini, para siswa diajak untuk memahami bahwa dalam industri pertambangan modern, perlindungan lingkungan bukan sekadar opsi, melainkan komitmen baku yang berjalan berdampingan dengan aktivitas produksi. Edukasi ini diharapkan mampu menumbuhkan cara pandang baru bagi generasi muda Kutai Timur dalam mengawal pembangunan yang berkelanjutan di daerah mereka.(adv)

Total Views: 471

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *