Top Banner
AdventorialKutim

OSMB UT Kutim Diikuti 382 Mahasiswa Baru, Pemkab Tekankan Pentingnya SDM Berkualitas

338
×

OSMB UT Kutim Diikuti 382 Mahasiswa Baru, Pemkab Tekankan Pentingnya SDM Berkualitas

Sebarkan artikel ini

SANGATTA — Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim) kembali menegaskan pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) melalui akses pendidikan tinggi. Hal tersebut ditunjukkan melalui dukungan terhadap Orientasi Studi Mahasiswa Baru (OSMB) Universitas Terbuka (UT) Kutim yang berlangsung di Ruang Meranti Kantor Bupati Kutim pada Sabtu (8/8/2026) pagi.

Sebanyak 382 mahasiswa baru tercatat bergabung pada semester ini. Kehadiran mahasiswa tersebut dinilai menjadi bagian dari meningkatnya minat masyarakat Kutai Timur untuk melanjutkan pendidikan tinggi.

Direktur UT Kaltim yang diwakili Rahmatiyah menyampaikan apresiasi kepada Pemkab Kutim atas dukungannya terhadap operasional dan pengembangan Layanan Pendukung Keterampilan Belajar Jarak Jauh (LPKBJJ).

“Pemkab Kutai Timur merupakan salah satu daerah yang sangat konsisten memberikan dukungan bagi operasional dan pengembangan akses pendidikan UT,” katanya.

Rahmatiyah menyebut sistem pendidikan UT memberikan peluang bagi masyarakat untuk meningkatkan kualifikasi akademik tanpa harus meninggalkan pekerjaan maupun tempat tinggal. Kesempatan tersebut juga terbuka bagi aparatur daerah dan tenaga pendidik.

Wakil Bupati Kutai Timur Mahyunadi mengatakan pembangunan daerah harus berjalan seiring dengan peningkatan kualitas manusia. Menurutnya, kekayaan sumber daya alam dan pembangunan fisik tidak akan cukup apabila tidak disertai SDM yang unggul.

“Tanpa SDM yang unggul, kita hanya akan menjadi penonton di tanah sendiri,” tegas Mahyunadi.

Ia menilai langkah mahasiswa memilih UT sesuai dengan arah pembangunan Kutai Timur untuk menjadi daerah yang tangguh, mandiri dan memiliki daya saing.

Dalam kesempatan tersebut, Mahyunadi turut mengingatkan mahasiswa baru mengenai karakter pembelajaran jarak jauh UT. Sistem tersebut, kata dia, membutuhkan kedisiplinan dan kemandirian dalam mengikuti proses pendidikan.

Mahasiswa juga didorong mengoptimalkan teknologi digital untuk meningkatkan kemampuan akademik dan kompetensi. Penguasaan tersebut diharapkan dapat menjadi bekal untuk menghadapi berbagai tantangan pembangunan Kutai Timur pada masa mendatang.

Pemkab Kutim dan UT Kaltim diharapkan dapat mempertahankan sinergi dalam memperluas akses pendidikan sekaligus mencetak SDM terdidik yang dapat berkontribusi bagi masyarakat.(ADV/prokopim/Kutim)

Total Views: 329

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *