PENAJAM – Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) kini tengah mengambil langkah strategis untuk mempercantik dan membenahi kawasan perkantoran mereka.
Melalui alokasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) senilai Rp1,6 miliar, instansi pemerintah ini fokus menghadirkan wajah baru yang jauh lebih representatif melalui penataan akses jalan utama serta pembangunan kantong parkir yang memadai.
Pembenahan ini tidak hanya bertujuan memperindah estetika kawasan, tetapi juga menjadi jawaban atas kebutuhan fasilitas publik yang lebih nyaman dan tertib. Selama ini, peningkatan kunjungan masyarakat serta tamu instansi sering kali dihadapkan pada keterbatasan ruang parkir dan akses masuk yang kurang optimal.
Oleh karena itu, proyek penataan infrastruktur dasar ini digadang-gadang mampu memberikan solusi jangka panjang bagi kenyamanan para pengunjung yang datang mengurus berbagai keperluan administrasi maupun layanan pendidikan dan kepemudaan.
Sekretaris Disdikpora Kabupaten PPU, Durajat, mengungkapkan saat ini tahapan konstruksi fisik di lapangan telah bergulir secara progresif. Ruang lingkup pekerjaan dirancang secara menyeluruh, mencakup proses pemerataan permukaan tanah, perbaikan jalur masuk utama, pengecoran lantai dasar, hingga pemasangan paving block untuk memperkuat struktur pelataran halaman dan area parkir.
“Alokasi anggarannya sekitar Rp1,6 miliar. Dana tersebut difokuskan untuk penataan akses jalan masuk serta kantong parkir kendaraan. Kami juga merencanakan penyediaan area khusus parkir roda dua di sebelah kiri halaman depan. Adapun rincian teknis penanganannya sebagian besar dikoordinasikan langsung melalui bidang Sarana dan Prasarana,” ujar Durajat, Senin (12/10/2026).
Selain memprioritaskan fungsi utama jalan dan pelataran, perencanaan kawasan ini juga dirancang untuk menertibkan area parkir bagi kendaraan operasional kantor maupun kendaraan tamu. Kendati demikian, pihak Disdikpora masih mengkaji detail teknis lanjutan, termasuk kepastian apakah fasilitas parkir motor tersebut nantinya akan langsung dipasangi struktur atap kanopi guna melindungi kendaraan dari cuaca, atau difokuskan pada penguatan struktur lantai terlebih dahulu.
Di tengah berjalannya proyek, pihak Disdikpora secara aktif mengingatkan pihak kontraktor pelaksana agar memanfaatkan momentum cuaca kemarau yang relatif stabil saat ini untuk menggenjot produktivitas pekerja di lapangan. Seluruh rangkaian proyek infrastruktur ini ditargetkan tuntas sepenuhnya pada Desember tahun ini.
Sebagai bentuk komitmen terhadap akuntabilitas penggunaan anggaran daerah, Durajat menegaskan bahwa pihaknya tidak akan kompromi terhadap potensi keterlambatan. Jika nantinya terjadi kendala teknis di luar target kontrak yang telah disepakati, mekanisme penalti sesuai aturan konstruksi yang berlaku akan langsung diberlakukan.
“Sanksi tersebut mulai dari pemberian adendum perpanjangan waktu maksimal 50 hari hingga pengenaan denda harian kepada pihak kontraktor,” jelasnya.
Meski demikian, Disdikpora tetap menaruh optimisme tinggi bahwa seluruh tahapan konstruksi dapat diselesaikan sesuai jadwal yang telah ditetapkan. Terlebih lagi, proses awal seperti pengecoran struktur dasar telah menunjukkan perkembangan yang cukup lancar tanpa kendala berarti.
Dengan tuntasnya proyek penataan kawasan ini nanti, Kantor Disdikpora PPU dipastikan akan memiliki kawasan pelataran yang jauh lebih bersih, rapi, dan teratur. “Fasilitas baru ini diharapkan mampu mengakomodasi lonjakan mobilitas kendaraan pengunjung secara optimal, sekaligus mencerminkan kualitas pelayanan publik yang profesional dan modern,” tutup Durajat. (Adv)












