Pemkab PPU

Pemkab PPU Kunci Legalitas Lahan Hibah SNT dan Buka Jalur Utama Akses Pendidikan

267
×

Pemkab PPU Kunci Legalitas Lahan Hibah SNT dan Buka Jalur Utama Akses Pendidikan

Sebarkan artikel ini
Lahan untuk SNT di Kecamatan Babulu statusnya klir.

PENAJAM – Keseriusan Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (Pemkab PPU) dalam mentransformasi kawasan Kecamatan Babulu menjadi pusat keunggulan pendidikan baru kian tak terbendung. Komitmen strategis ini tidak hanya berhenti di atas kertas administratif, melainkan langsung diwujudkan melalui pembenahan infrastruktur fisik secara masif di lapangan lewat sinergi lintas instansi.

Kepastian dimulainya pembangunan Sekolah Nusantara Terpadu (SNT) kini kian menguat setelah seluruh legalitas lahan yang disiapkan daerah dinyatakan tuntas 100 persen. Lahan siap pakai tersebut dihibahkan penuh kepada pemerintah pusat untuk merealisasikan kawasan pendidikan modern terpadu di wilayah PPU.

Sekretaris Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten PPU, Durajat, mengonfirmasi bahwa seluruh kepengurusan aspek administratif tanah telah diselaraskan secara presisi dengan regulasi nasional.

“Pada prinsipnya Pemda PPU telah menyiapkan kebutuhan lahan yang sudah memenuhi legalitas sesuai persyaratan berlaku. Lahan ini menjadi bagian vital dalam proses hibah kepada pemerintah pusat,” tegas Durajat usai meninjau lokasi bersama Ketua Tim Transisi SNT sekaligus Kepala Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Kaltim, Dr. Jarwoko, M.Pd, Senin (21/9/2026).

Menindaklanjuti kepastian status tanah tersebut, Pemkab PPU langsung menggerakkan armada alat berat ke lokasi target. Penataan aksesibilitas menuju kawasan SNT diakselerasi melalui tahap pembersihan lahan dan pelebaran rute jalan sepanjang kurang lebih 1,3 kilometer.

“Jalur strategis ini membentang dari samping Masjid Clara Babulu Darat, melewati area SMK Negeri 3 Penajam, hingga menembus titik utama SNT,” sebutnya.

Proses pengerjaan di lapangan melibatkan kolaborasi solid antara Disdikpora, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Dinas Lingkungan Hidup (DLH), serta jajaran Pemerintah Kecamatan Babulu dan Penajam. Deretan unit alat berat diterjunkan secara aktif untuk membuka jalur baru dan meratakan semak belukar.

“Langkah terpadu ini menegaskan komitmen Pemkab PPU bahwa pembangunan infrastruktur jalan dihadirkan langsung guna menopang keterjangkauan sarana publik, pemerataan mutu pendidikan, serta memicu pertumbuhan ekonomi baru di kawasan Babulu,” tutup Durajat. (adv)

 

Total Views: 1

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *