Top Banner
AdventorialKutim

6 Ribu Bibit Melon Ditanam, Teluk Pandan Diproyeksikan Jadi Sentra Hortikultura

326
×

6 Ribu Bibit Melon Ditanam, Teluk Pandan Diproyeksikan Jadi Sentra Hortikultura

Sebarkan artikel ini

TELUK PANDAN – Sebanyak 6.000 bibit melon ditanam di Desa Persiapan Bukit Pandan Jaya, Kecamatan Teluk Pandan, Kabupaten Kutai Timur (Kutim). Hal ini dilakukan sebagai bagian dari upaya pemerintah daerah mengembangkan kawasan hortikultura baru. Program tersebut diarahkan untuk memperkuat ketahanan pangan sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat desa. 

Penanaman dilakukan kelompok tani bersama pemerintah daerah dan menjadi bagian dari pengembangan sektor pertanian yang tidak hanya mengandalkan komoditas perkebunan. Tanaman hortikultura dipilih karena memiliki masa panen relatif singkat serta dinilai memiliki nilai jual yang kompetitif.

Kegiatan tersebut dihadiri Bupati Kutim, Ardiansyah Sulaiman, Camat Teluk Pandan Anwar, anggota DPRD Dapil 2 Haji Saiful, unsur Forkopimcam, jajaran TNI dan Polri, perwakilan Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Peternakan (DTPHP), serta Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Sawit Mandiri Sejahtera. 

Bupati Kutim Ardiansyah mengatakan pengembangan sektor pangan memiliki peran penting dalam menjaga kestabilan ekonomi daerah dan mendukung agenda ketahanan pangan nasional. Pemerintah daerah, menurutnya, perlu mendorong komoditas pertanian yang produktif dan memiliki nilai ekonomi.

“Program pangan Presiden harus kita jalankan. Swasembada beras dan jagung serta pengembangan sektor pertanian menjadi agenda penting demi meningkatkan kesejahteraan rakyat,” tegas Ardiansyah. 

Ia menilai pengembangan hortikultura juga dapat membuka lapangan kerja baru di pedesaan. Pertanian modern mulai menarik minat generasi muda karena pola budidayanya dinilai lebih progresif dan memungkinkan hasil ekonomi dirasakan lebih cepat. 

Camat Teluk Pandan Anwar menyebut pengembangan pertanian produktif membutuhkan dukungan infrastruktur dan pendampingan berkelanjutan. Akses jalan menuju lahan masih menjadi kendala, terutama saat musim hujan.

“Kami berharap kegiatan seperti ini tidak berhenti pada penanaman saja, tetapi berlanjut sampai pemasaran dan penguatan kelompok tani,” kata Anwar. 

Kepala Gapoktan Sawit Mandiri Sejahtera, Sunyoto, berharap hortikultura dapat menjadi tambahan sumber pendapatan sehingga petani tidak hanya bergantung pada satu komoditas. (adv)

Total Views: 317

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *