Top Banner
AdventorialKutim

Pemkab Kutim Matangkan Rencana Pembangunan Sekolah Rakyat

331
×

Pemkab Kutim Matangkan Rencana Pembangunan Sekolah Rakyat

Sebarkan artikel ini

SAMARINDA – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) mulai mematangkan rencana pembangunan Sekolah Rakyat dengan melakukan kunjungan langsung ke Sekolah Rakyat Terintegrasi Palaran, Kota Samarinda, Kamis (20/8/2026).

Kunjungan kerja tersebut dipimpin Asisten II Sekretariat Kabupaten Kutim Bidang Perekonomian dan Pembangunan Noviari Noor, didampingi Kepala Dinas Sosial Kutim Ernata Hadi Sujito serta perwakilan Dinas Pendidikan dan Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kutim.

Rombongan melihat langsung fasilitas dan konsep penyelenggaraan Sekolah Rakyat Terintegrasi Palaran sebagai bahan pertimbangan dalam menyusun rencana pembangunan di Kutim.

Noviari Noor mengatakan kunjungan lapangan diperlukan agar perencanaan pembangunan tidak hanya didasarkan pada konsep di atas kertas.

“Banyak hal yang bisa kami pelajari untuk persiapan di Kutai Timur. Kami ingin nanti perencanaannya benar-benar matang, supaya sekolah yang dibangun sesuai dengan kebutuhan anak-anak dan bisa memberikan manfaat yang besar,” ujar Noviari.

Sekolah Rakyat Terintegrasi Palaran dirancang sebagai kawasan pendidikan terpadu berbasis asrama. Kompleks tersebut terdiri atas 24 bangunan yang mencakup gedung sekolah SD, SMP dan SMA, asrama siswa putra dan putri, asrama guru, kantin, masjid, dapur umum, fasilitas olahraga hingga instalasi pengolahan air limbah.

Untuk jenjang SD tersedia 18 ruang kelas dengan kapasitas sekitar 540 siswa. Sementara jenjang SMP dan SMA juga memiliki kapasitas ratusan peserta didik.

Noviari menegaskan pembangunan Sekolah Rakyat tidak hanya berkaitan dengan penyediaan gedung pendidikan, tetapi juga fasilitas yang mendukung kehidupan siswa selama berada di asrama.

“Kami tidak ingin hanya membangun gedungnya. Yang lebih penting adalah bagaimana anak-anak nantinya bisa belajar dengan nyaman, tinggal dengan baik, dan mendapatkan pendidikan yang mereka butuhkan. Karena itu, kami perlu melihat dan belajar dari pengalaman yang sudah berjalan di Samarinda,” jelasnya.

Kepala Dinas Sosial Kutim Ernata Hadi Sujito menilai kunjungan tersebut memberikan gambaran lebih jelas mengenai kebutuhan penyelenggaraan Sekolah Rakyat.

“Ini menjadi pembelajaran bagi kami. Kami ingin melihat secara langsung bagaimana fasilitasnya, bagaimana pengelolaannya, dan apa saja yang perlu dipersiapkan ketika Kutai Timur nantinya membangun Sekolah Rakyat,” kata Ernata.

Pemkab Kutim selanjutnya akan menghimpun berbagai masukan terkait lahan, bangunan, fasilitas, kapasitas siswa, asrama dan infrastruktur kawasan sebagai bahan penyusunan rencana pembangunan.(ADV/prokopim/Kutim)

Total Views: 327

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *