Top Banner
Pemkab PPU

Sinergi Strategis PPU dan Pusat, Penguatan Infrastruktur Air demi Kesejahteraan Warga

213
×

Sinergi Strategis PPU dan Pusat, Penguatan Infrastruktur Air demi Kesejahteraan Warga

Sebarkan artikel ini
Bupati PPU Mudyat Noor bersama Balai Wilayah Sungai (BWS) Kalimantan IV

SAMARINDA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Penajam Paser Utara (PPU) mengambil langkah proaktif dalam mempercepat pemerataan pembangunan daerah. Bupati PPU, Mudyat Noor, secara langsung memimpin jajarannya melakukan audiensi strategis dengan Balai Wilayah Sungai (BWS) Kalimantan IV di Ruang Rapat Mahakam, Samarinda, Senin (19/10/2026).

Pertemuan intensif ini difokuskan pada penguatan sinergi lintas instansi guna menggenjot pembangunan infrastruktur sumber daya air yang menjadi urat nadi kehidupan masyarakat setempat.

Sebagai wilayah penyangga utama Ibu Kota Nusantara (IKN), PPU dihadapkan pada tantangan besar terkait lonjakan kebutuhan dasar dan pertumbuhan kawasan. Dalam audiensi tersebut, pembahasan utama mengerucut pada tiga pilar krusial, pemenuhan ketersediaan air bersih dan air baku, mitigasi serta pengendalian banjir secara komprehensif, dan optimalisasi jaringan irigasi pertanian.

Mudyat menegaskan bahwa kolaborasi erat antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat mutlak diperlukan. Mengingat sebagian kewenangan pengelolaan wilayah sungai berada di bawah naungan BWS, sinergi ini menjadi kunci utama untuk menjembatani percepatan realisasi program di lapangan.

“Kami berkoordinasi bersama dalam rangka membangun infrastruktur yang langsung berhubungan dengan masyarakat secara umum, mulai dari pemenuhan kebutuhan dasar seperti air bersih hingga pengelolaan lahan irigasi pertanian,” ucap Mudyat.

Langkah jemput bola yang dilakukan Pemkab PPU ini diapresiasi sebagai wujud komitmen nyata kepala daerah dalam membaca skala prioritas pembangunan. Turut mendampingi Bupati dalam kunjungan penting tersebut, Direktur Perumda Danum Taka, Abdul Rasyid, serta Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) PPU, Muhajir, bersama jajaran teknis terkait.

Kehadiran para kepala dinas ini memastikan bahwa sinkronisasi data teknis di tingkat daerah dapat langsung diselaraskan dengan program kerja nasional di BWS Kalimantan IV.

Melalui terbangunnya koordinasi yang lebih cair dan intensif, Pemkab PPU optimistis identifikasi kebutuhan prioritas di akar rumput dapat segera ditindaklanjuti. Dukungan penuh dari pemerintah pusat melalui BWS diyakini mampu memperkuat ketahanan air daerah, mendongkrak produktivitas sektor pertanian lokal, serta menciptakan sistem mitigasi bencana banjir yang lebih tangguh.

Komitmen kuat ini sekaligus menandai babak baru kesiapan Kabupaten Penajam Paser Utara dalam menyongsong transformasi besar. “Dengan pengelolaan sumber daya air yang semakin modern, merata, dan berkelanjutan, PPU tidak hanya mengejar target pembangunan fisik, tetapi juga secara konsisten berorientasi pada peningkatan kualitas hidup serta kesejahteraan masyarakat,” tandas Mudyat. (Adv)

 

Total Views: 0

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *