SAMARINDA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Penajam Paser Utara (PPU) mengambil langkah proaktif dalam memperkuat infrastruktur pelayanan publik. Bupati PPU, Mudyat Noor, didampingi Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR), Muhajir, menggelar audiensi penting bersama Satuan Kerja (Satker) Pelaksanaan Prasarana Strategis Kalimantan Timur (Kaltim) pada Senin (19/10/2026).
Pertemuan yang berlangsung di ruang rapat kantor Satker Pelaksanaan Prasarana Strategis Kaltim ini difokuskan untuk menyampaikan sejumlah usulan krusial terkait revitalisasi fasilitas strategis daerah. Dari berbagai usulan yang diajukan, peningkatan kualitas fasilitas kesehatan khususnya RSUD Ratu Aji Putri Botung (RSUD RAPB) menjadi sorotan dan prioritas utama pemerintah daerah.
Mudyat mengatakan, revitalisasi fasilitas kesehatan merupakan kebutuhan mendesak demi memastikan tersedianya sarana dan prasarana yang representatif serta memadai. Seiring dengan pertumbuhan jumlah penduduk dan dinamika daerah yang semakin pesat, kapasitas layanan kesehatan di PPU harus terus ditingkatkan.
Peningkatan fasilitas rumah sakit ini dinilai sangat vital untuk mendukung tenaga medis dalam memberikan pelayanan yang lebih optimal. Selain itu, langkah tersebut diyakini mampu meningkatkan kenyamanan pasien serta memperkuat mutu pelayanan kesehatan dasar secara menyeluruh di Benuo Taka.
“Rumah sakit menjadi salah satu prioritas utama yang kami usulkan untuk direvitalisasi. Kami sangat berharap kebutuhan peningkatan fasilitas ini dapat segera ditindaklanjuti demi masyarakat,” ucap Mudyat.
Selain sektor kesehatan, Pemkab PPU turut memaparkan berbagai usulan revitalisasi infrastruktur strategis lainnya yang menunjang aktivitas pelayanan publik dan roda pembangunan daerah. Jemput bola ini mencerminkan komitmen kuat pemerintah daerah dalam menjalin sinergi yang solid dengan pemerintah pusat.
Melalui koordinasi intensif ini, Pemkab PPU berharap identifikasi kebutuhan daerah dapat selaras dengan program prioritas nasional, sehingga dukungan anggaran dan pembangunan infrastruktur strategis dapat segera terealisasi.
Sinergi lintas pemerintahan ini diharapkan tidak hanya mempercepat pemerataan pembangunan fisik, tetapi juga membawa dampak positif yang langsung dirasakan oleh masyarakat. Dengan fasilitas publik yang semakin berkualitas, berkelanjutan, dan modern, kesejahteraan masyarakat PPU dipastikan akan semakin meningkat ke depannya. (Adv)













