Top Banner
AdventorialKutim

BPS Kutai Timur Kembangkan Layanan Data Statistik yang Lebih Mudah Diakses Masyarakat

320
×

BPS Kutai Timur Kembangkan Layanan Data Statistik yang Lebih Mudah Diakses Masyarakat

Sebarkan artikel ini

SANGATTA – Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) terus mengembangkan pelayanan informasi statistik agar semakin mudah diakses masyarakat. Upaya tersebut disampaikan dalam Diskusi Kelompok Terfokus (FGD) mengenai Standar Pelayanan Publik dan Literasi Statistik Indikator Makro Daerah yang digelar di Ruang Damar, Gedung Serba Guna Bukit Pelangi.

Kegiatan tersebut menjadi wadah bagi BPS untuk menyerap masukan dari berbagai pihak sekaligus memperkenalkan pengembangan layanan statistik yang lebih informatif. Peserta terdiri atas perangkat daerah, akademisi, serta wartawan yang selama ini menjadi pengguna data statistik.

Kepala BPS Kutim, Widiyantono, mengatakan peningkatan kualitas pelayanan harus berjalan seiring dengan meningkatnya pemahaman masyarakat terhadap data yang dipublikasikan.

“Tujuan utama kegiatan ini adalah menghimpun masukan para pemangku kepentingan, sekaligus meningkatkan literasi data terkait indikator makro yang dihasilkan BPS, yang mungkin belum sepenuhnya dipahami oleh masyarakat,” ujarnya.

Selain menyampaikan pentingnya literasi statistik, BPS juga memperkenalkan website terbaru yang memudahkan masyarakat mengakses sekaligus membandingkan data antarwilayah di Kalimantan Timur. Data disajikan dalam bentuk tabel, grafik, serta penjelasan sederhana agar lebih mudah dipahami.

Pengguna juga dapat memanfaatkan layanan Pelayanan Statistik Terpadu (PST) untuk berkonsultasi secara langsung. Selain tatap muka, konsultasi dapat dilakukan melalui WhatsApp maupun pertemuan daring menggunakan Zoom.

Indikator yang tersedia dalam platform tersebut mencakup sektor ekonomi, kependudukan dan ketenagakerjaan, sosial, pembangunan manusia, serta gender. Secara keseluruhan terdapat lebih dari 20 indikator yang disiapkan untuk mendukung kebutuhan data strategis pemerintah daerah.

“Hasil FGD ini akan menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas layanan serta mengembangkan inovasi agar penyampaian informasi statistik semakin optimal dan mudah dijangkau,” tambah Widiyantono.

BPS berharap peningkatan pelayanan tersebut dapat memperluas pemanfaatan data statistik oleh pemerintah, akademisi, maupun media dalam mendukung penyusunan kebijakan dan perencanaan pembangunan berbasis data.(adv)

Total Views: 310

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *