Top Banner
AdventorialKutim

Bupati Kutim Dorong Sinergi TNI dan Pemda Perluas Akses Air Bersih

316
×

Bupati Kutim Dorong Sinergi TNI dan Pemda Perluas Akses Air Bersih

Sebarkan artikel ini

SANGATTA — Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim) mendorong penguatan sinergi dengan TNI AD, kepolisian dan masyarakat untuk memperluas penyediaan air bersih di wilayah perdesaan.

Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman mengatakan, pemenuhan kebutuhan air bersih merupakan kewajiban pemerintah daerah. Namun, kondisi geografis Kutim yang memiliki wilayah luas membutuhkan dukungan berbagai pihak agar pelayanan dapat menjangkau lebih banyak masyarakat.

Pernyataan tersebut disampaikan Ardiansyah dalam dialog yang membahas program TNI Manunggal Air Bersih (TMAB) di Desa Suka Rahmat, Kecamatan Teluk Pandan.

Program TMAB yang dilaksanakan Kodim 0909/KTM tersebut telah rampung 100 persen. Sebanyak 90 kepala keluarga (KK) di desa tersebut kini telah menikmati aliran air bersih untuk kebutuhan sehari-hari.

Dandim 0909/KTM Letkol Czi Zaenal Abidin mengatakan keberhasilan program tersebut menjadi salah satu langkah dalam membantu masyarakat menghadapi persoalan air bersih.

“Untuk TMAB yang kita laksanakan di Desa Suka Rahmat, Kecamatan Teluk Pandan, alhamdulillah sudah selesai 100 persen. Airnya sudah mengalir dan langsung dimanfaatkan warga untuk kebutuhan sehari-hari,” terang Zaenal.

Menurut Zaenal, penyediaan air bersih tidak dapat berhenti pada satu lokasi. Kodim telah menginstruksikan seluruh Danramil untuk melakukan pemetaan kembali terhadap desa yang masih mengalami krisis air bersih.

Selain itu, armada mobil tangki bantuan dari Dinas Sosial juga disiagakan sebagai dukungan penanganan darurat. Armada tersebut dapat digunakan untuk memasok air bersih maupun membantu penanganan karhutla.

Bagi pemerintah daerah, dukungan lintas sektor menjadi bagian penting untuk mempercepat pemerataan layanan air bersih.

“Pemerintah daerah punya kewajiban dalam penyediaan air bersih. Karena itu, sinergi dukungan anggaran pemerintah daerah, TNI AD, kepolisian, dan seluruh unsur masyarakat sangat dibutuhkan agar cakupannya makin luas,” ujar Ardiansyah.

Ardiansyah juga mengingatkan masyarakat penerima manfaat agar menjaga fasilitas yang telah dibangun. Perawatan diperlukan agar sarana tersebut dapat digunakan dalam jangka panjang.

“Fasilitas yang sudah ada ini wajib dijaga dan dirawat bersama oleh warga. Jangan sampai sudah dibangun dengan susah payah tapi tidak terawat, agar manfaat air bersih ini bisa terus mengalir dan dirasakan dalam jangka panjang,” pungkasnya.(ADV/prokopim/Kutim)

Total Views: 310

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *