SANGATTA – Pendidikan mengenai keselamatan dan mitigasi bencana diperkenalkan kepada anak-anak melalui kegiatan outing class yang digelar di kantor Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Kutai Timur (Kutim). Sebanyak 370 siswa dari TK Negeri Pembina Kutim dan Kelompok Bermain Intan Permata mengikuti kegiatan tersebut dengan penuh antusias.
Kegiatan bertema “Siaga Api, Aku Anak Hebat, Berani dan Waspada” dibuka oleh Bunda PAUD Kutim, Siti Robiah Ardiansyah. Ia menilai pembelajaran di luar kelas menjadi media efektif untuk memperkenalkan pentingnya kewaspadaan terhadap bahaya kebakaran.
“Anak-anak kita hari ini belajar menjadi pribadi yang berani, waspada, dan peduli terhadap keselamatan. Kegiatan ini adalah sarana penting untuk menanamkan kesadaran tentang bahaya kebakaran serta cara bersikap tanggap dalam situasi darurat,” ujar Siti Robiah.
Dalam kegiatan tersebut, para siswa diajak melihat secara langsung armada pemadam kebakaran serta mengenal berbagai peralatan penyelamatan. Petugas juga memberikan simulasi sederhana mengenai penanganan kebakaran dan proses evakuasi yang aman bagi anak-anak.
Kepala Dinas Damkarmat Kutim, Failu, menjelaskan edukasi kepada kelompok usia dini menjadi bagian dari pelayanan yang terus dikembangkan instansinya. Menurut dia, pemahaman mengenai keselamatan perlu ditanamkan sejak anak-anak agar menjadi kebiasaan dalam kehidupan sehari-hari.
“Edukasi seperti ini sangat penting untuk membentuk budaya sadar keselamatan sejak dini. Kami berharap anak-anak dapat memahami langkah-langkah dasar jika terjadi kebakaran,” kata Failu.
Selain menjalankan program edukasi, Damkarmat Kutim juga terus meningkatkan kualitas pelayanan melalui standarisasi pos pemadam kebakaran di kecamatan. Upaya tersebut dibarengi dengan penguatan sarana dan prasarana untuk mempercepat penanganan kebakaran maupun operasi penyelamatan lainnya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Bidang Pencegahan Damkarmat Kutim, Wilhelmina Magdalena Kailola, dan Kepala TK Negeri Pembina Kutim, Nurjannah. Outing class ini diharapkan mampu membangun keberanian anak sekaligus menghilangkan rasa takut terhadap profesi petugas pemadam kebakaran.(adv)













