Top Banner
AdventorialKutim

Panggung Hiburan Tutup Erau Marukangan, Camat Ingatkan Adat Jangan Ditinggalkan

356
×

Panggung Hiburan Tutup Erau Marukangan, Camat Ingatkan Adat Jangan Ditinggalkan

Sebarkan artikel ini

SANDARAN — Panggung hiburan menjadi penutup Pesta Adat Erau “Embuang Panas Pelas” 2026 di Desa Marukangan, Kecamatan Sandaran, Kabupaten Kutai Timur (Kutim), Kalimantan Timur (Kaltim). Setelah beberapa hari diisi prosesi adat dan berbagai kegiatan masyarakat, pesta tersebut resmi ditutup oleh Pelaksana Tugas (Plt) Camat Sandaran Mulyadi.

Penutupan berlangsung dalam suasana meriah dengan kehadiran sejumlah pengisi acara. Angle Sahara, Revo Ramon, Puput KDI, hingga penampilan DJ turut menghibur masyarakat yang hadir.

Meski berlangsung semarak, Mulyadi mengingatkan bahwa inti dari pelaksanaan pesta adat bukan hanya kemeriahan acara. Menurutnya, masyarakat perlu terus menjaga adat yang menjadi bagian dari kehidupan Desa Marukangan.

“Penting adat untuk desa agar selalu dipertahankan, khususnya adat yang hidup dan berkembang di Desa Marukangan,” ujar Mulyadi baru-baru ini.

Ia menilai tradisi yang diwariskan para leluhur merupakan bagian dari identitas masyarakat. Karena itu, keberadaannya perlu terus dirawat agar tidak hilang seiring perkembangan zaman.

Rangkaian Erau 2026 sebelumnya juga diisi lomba sumpit dan zumba. Lomba sumpit menjadi ruang untuk menghidupkan kembali permainan tradisional, sementara zumba menjadi kegiatan olahraga yang memberikan nuansa berbeda.

Kepala Desa Marukangan Endi Haryanto berharap penyelenggaraan pesta adat pada masa mendatang dapat dilakukan dengan lebih baik. Keberlanjutan kegiatan dinilai penting untuk memberikan ruang bagi masyarakat mengenal dan mewariskan tradisi kepada generasi berikutnya.

Erau “Embuang Panas Pelas” 2026 sendiri dibuka Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman pada Kamis (6/8/2026) di Balai Adat Desa Marukangan. Prosesi pembukaan dipimpin pemangku adat dan tetua adat dengan mengikuti pakem yang diwariskan secara turun-temurun.

Kunjungan tersebut merupakan bagian dari agenda Pemkab Kutim di Kecamatan Sandaran. Ardiansyah bersama rombongan bertolak dari Sangatta pada Rabu (5/8/2026) siang dan bermalam di Mess PT Bumi Mas Agro.

Selain prosesi adat, Ardiansyah juga membuka rangkaian kegiatan di halaman Kantor Desa Marukangan sekitar pukul 10.15 Wita. Kegiatan tersebut meliputi bazar UMKM, pertunjukan musik langsung, perlombaan menyambut HUT Kemerdekaan RI, dan berbagai lomba tradisional.

Ratusan warga turut hadir, mulai dari tokoh masyarakat, pengurus adat, pelajar, hingga keluarga. Bazar UMKM juga memberikan ruang bagi pelaku usaha lokal memperkenalkan produk mereka.

Berakhirnya pesta adat tersebut tidak menjadi akhir dari upaya pelestarian budaya. Bagi masyarakat Marukangan, adat tetap perlu dijaga melalui kehidupan sehari-hari dan diwariskan kepada generasi muda.(ADV/prokopim/Kutim)

Total Views: 345

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *