Top Banner
AdventorialKutim

Pemkab Kutim Dorong Perluasan Akses Modal Bagi BUMDes

329
×

Pemkab Kutim Dorong Perluasan Akses Modal Bagi BUMDes

Sebarkan artikel ini

SAMARINDA – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) mendorong badan usaha milik desa (BUMDes) memperluas akses permodalan dan layanan perbankan melalui kerja sama dengan Bankaltimtara. Langkah tersebut ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) Sinergi Pengembangan Ekosistem Desa antara Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMDes) Kutim dan Bankaltimtara Cabang Kutim di Pendopo Odah Etam, Samarinda, Rabu (12/8/2026).

PKS ditandatangani Plt Kepala DPMDes Kutim, Trisno, dan Kepala Bankaltimtara Cabang Kutim, Mardiansyah. Penandatanganan tersebut dilakukan bersama tujuh kabupaten di Kalimantan Timur dan disaksikan Asisten Sekretaris Daerah Provinsi Kaltim Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Ujang Rachmad, serta Kepala Divisi Funding and Customer Management PT Bankaltimtara, Amuniyantono.

Di Kutim saat ini terdapat 139 BUMDes. Namun, baru 49 yang telah berbadan hukum dan hanya 14 BUMDes yang telah menjalin kerja sama dengan Bankaltimtara.

Sekretaris Daerah Kabupaten Kutim, Rizali Hadi, yang mewakili Bupati Kutim mengatakan pemerintah daerah akan mendorong lebih banyak BUMDes memanfaatkan kemitraan tersebut.

“Kita harapkan ke depan semakin banyak BUMDes yang bisa bekerja sama dengan Bankaltimtara, terutama masalah permodalan. Ini perlu didukung oleh Bankaltimtara,” ujar Rizali Hadi.

Menurutnya, kerja sama tersebut tidak boleh berhenti pada penandatanganan. BUMDes akan didorong menindaklanjuti peluang pembiayaan dan layanan perbankan yang tersedia.

“Selama ini masing-masing BUMDes mengajukan sendiri untuk kerja sama dengan Bankaltimtara. Sekarang sudah ada kesepakatan dengan pemerintah daerah. Kita akan mendorong BUMDes yang ada untuk menindaklanjuti kerja sama ini,” jelasnya.

Selain modal, penguatan administrasi dan pengelolaan keuangan menjadi perhatian. Rizali menyebut kemampuan tersebut penting agar pengembangan usaha BUMDes dapat berjalan secara terukur.

“Dukungan Bankaltimtara selain dari sisi permodalan juga berkaitan dengan teknis lainnya, termasuk administrasi keuangan. Ini penting agar BUMDes semakin siap dalam mengembangkan usahanya,” katanya.

Kerja sama ini diharapkan memperkuat ekosistem ekonomi desa sekaligus membuka peluang peningkatan pendapatan asli desa melalui usaha yang lebih berkembang.(ADV/prokopim/Kutim)

Total Views: 323

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *