Top Banner
Pemkab PPU

Porsenijar PGRI 2026, Ajang Adu Talenta 273 Guru PPU

10
×

Porsenijar PGRI 2026, Ajang Adu Talenta 273 Guru PPU

Sebarkan artikel ini
Pekan Olahraga dan Seni (Porsenijar) Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten PPU Tahun 2026

PENAJAM – Rutinitas harian di ruang kelas yang padat sering kali menuntut fisik dan mental para guru untuk terus prima. Namun, di balik ketekunan mengajar, para pendidik di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) ternyata menyimpan bakat seni dan olahraga yang luar biasa.

Potensi tersembunyi inilah yang mencuat dalam Pekan Olahraga dan Seni (Porsenijar) Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten PPU Tahun 2026. Berpusat di Dome Anden Oko, ajang resmi yang dihelat selama empat hari ini resmi dibuka oleh Bupati PPU, Mudyat Noor, pada Selasa (20/10/2026).

Sebanyak 273 guru terpilih dari seluruh penjuru kecamatan meliputi Penajam (80 orang), Waru (51 orang), Babulu (65 orang), hingga Sepaku (53 orang) tumpah ruah untuk menunjukkan kepiawaian mereka di luar papan tulis.

Bukan sekadar mengejar piala, Porsenijar tahun ini dikemas sebagai ruang katarsis yang menyegarkan bagi para pahlawan tanpa tanda jasa. Mudyat Noor menekankan bahwa guru memiliki beban moral yang besar dalam membentuk karakter bangsa. Oleh karena itu, keseimbangan jiwa dan raga melalui olahraga dan seni sangat krusial agar para tenaga pendidik tetap inspiratif.

“Guru bukan hanya bertugas menyampaikan ilmu pengetahuan di ruang kelas, tetapi juga membentuk karakter, menanamkan nilai-nilai moral, membangun kedisiplinan, serta menumbuhkan rasa tanggung jawab dan semangat pantang menyerah,” ungkap Mudyat di hadapan ratusan peserta dan pendukung.

Suasana kompetisi semakin semarak dengan tersedianya 15 cabang perlombaan. Para guru beradu kepiawaian dalam 7 cabang olahraga seperti bola voli, sepak takraw, bulu tangkis, pickleball, tenis meja, catur, dan senam PGRI. Tak kalah meriah, 7 cabang seni turut menyedot perhatian, mulai dari solo vokal, melukis, tari tunggal, pencak silat, MTQ, baca puisi, hingga kaligrafi, ditambah satu cabang khusus di bidang pembelajaran. Seluruh jalannya pertandingan diawasi secara profesional oleh 30 wasit dan juri yang bertugas.

Semangat kebersamaan ini turut mendapat angin segar dari Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten PPU, Muhtar. Ia menyambut baik antusiasme tinggi para guru dan berharap agenda positif ini dapat terus berlanjut secara berkesinambungan dengan dukungan APBD PPU pada tahun-tahun mendatang, termasuk memperluas partisipasi hingga tingkat provinsi.

Melalui Porsenijar PGRI 2026, atmosfer dunia pendidikan PPU tak lagi kaku di balik buku pelajaran”. Di arena olahraga dan panggung seni, para guru membuktikan bahwa kreativitas, sportivitas, dan soliditas antarsesama pendidik mampu berjalan beriringan demi mencetak generasi bangsa yang unggul dan berkarakter,” tambah Muhtar.(adv)

 

Total Views: 0

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *