Top Banner
AdventorialKutim

Sinergi Pemerintah dan KPC Dukung Kelancaran Pembangunan Underpass Crossing 4

323
×

Sinergi Pemerintah dan KPC Dukung Kelancaran Pembangunan Underpass Crossing 4

Sebarkan artikel ini

SANGATTA – Kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim), Dinas Perhubungan (Dishub) Kutim, aparat kepolisian, dan PT Kaltim Prima Coal (KPC) terus diperkuat dalam mendukung pembangunan underpass di kawasan Crossing 4 Kilometer 16 Jalan Poros Sangatta–Bengalon.

Sebagai bagian dari pelaksanaan proyek tersebut, arus lalu lintas dialihkan melalui jalan alternatif (detour) yang kini sudah dapat dilintasi kendaraan roda dua maupun roda empat dari dua arah. Jalur sementara itu disiapkan untuk menjaga kelancaran mobilitas masyarakat selama pembangunan berlangsung.

Dishub Kutim bersama Satlantas Polres Kutim juga menempatkan personel selama 24 jam di sejumlah titik strategis guna memastikan keamanan, ketertiban, dan kelancaran arus kendaraan.

Mewakili Kepala Bidang Lalu Lintas Dishub Kutim, Penelaah Teknis Kebijakan Dishub Kutim, Nanang Santoso, menyebutkan pengalihan arus menjadi langkah penting dalam mendukung pembangunan infrastruktur.

“Pengalihan lalu lintas melalui jalan detour di wilayah Crossing 4 merupakan langkah strategis untuk memastikan kendaraan tetap dapat melintas dengan aman dan lancar, baik dari maupun menuju Sangatta. Ini juga merupakan bentuk dukungan terhadap pembangunan infrastruktur yang berorientasi pada keselamatan pengguna jalan,” ujarnya.

Ia mengingatkan masyarakat agar selalu mematuhi rambu lalu lintas dan mengikuti petunjuk petugas demi menjaga keselamatan selama melintasi kawasan proyek.

Jalan detour yang dibangun memiliki panjang 380 meter, lebar badan jalan 12 meter, dan lebar perkerasan 7 meter. Pembangunan akses sementara tersebut berlangsung sejak Januari hingga Maret 2026 sebagai bentuk dukungan KPC terhadap pembangunan infrastruktur di Kutim.

Sementara itu, underpass sepanjang 91 meter yang sedang dibangun ditargetkan mampu meningkatkan keselamatan dan kelancaran lalu lintas sekaligus meminimalisasi potensi kecelakaan akibat perlintasan langsung kendaraan umum dengan aktivitas operasional perusahaan.

Pemerintah Kabupaten Kutim berharap pembangunan underpass dapat meningkatkan konektivitas wilayah serta menghadirkan kenyamanan dan keamanan yang lebih baik bagi masyarakat, khususnya di kawasan dengan intensitas aktivitas lalu lintas yang tinggi.(adv)

Total Views: 314

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *