Top Banner
AdventorialKutim

Sunatan Massal di Bengalon Jadi Wujud Kolaborasi TNI dan Pemkab Kutim

352
×

Sunatan Massal di Bengalon Jadi Wujud Kolaborasi TNI dan Pemkab Kutim

Sebarkan artikel ini

BENGALON — Peringatan HUT ke-1 Brigade Infanteri TP 32/Mangkalihat Kodam VI/Mulawarman menjadi momentum memperkuat kolaborasi pelayanan masyarakat di Kecamatan Bengalon. Salah satunya melalui sunatan massal yang digelar di SMAN 1 Bengalon, Minggu (9/8/2026).

Kegiatan tersebut melibatkan berbagai unsur, mulai dari Brigif TP 32/Mangkalihat, Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim), Baznas Kutim, Puskesmas Sepaso, hingga SMAN 1 Bengalon.

Dokter militer Brigif TP 32/Mangkalihat bersama tenaga kesehatan Puskesmas Sepaso menangani langsung peserta sunatan. Sementara Baznas Kutim memberikan dukungan pembiayaan melalui dana zakat, infak, dan sedekah masyarakat.

Asisten Sekretaris Daerah Kutim Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Trisno, hadir mewakili Bupati Kutim, Ardiansyah Sulaiman. Dalam sambutan Bupati, kegiatan tersebut dinilai menjadi bukti bahwa peringatan hari jadi satuan dapat diwujudkan melalui aksi yang bermanfaat bagi masyarakat.

“Satu tahun bukanlah usia yang panjang bagi sebuah satuan, namun kehadiran dan kiprah Brigif TP 32/Mangkalihat telah dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat Kutai Timur,” kata Ardiansyah dalam sambutan dimaksud.

Trisno mengatakan kolaborasi berbagai unsur dalam kegiatan tersebut menggambarkan semangat gotong royong dalam pelayanan publik.

“Inilah potret gotong royong yang sesungguhnya: TNI, pemerintah daerah, lembaga zakat, dunia pendidikan, dan tenaga kesehatan bergerak dalam satu barisan untuk melayani rakyat,” sebutnya.

Pemkab Kutim menilai layanan kesehatan seperti sunatan massal memiliki arti penting bagi masyarakat, khususnya keluarga yang tinggal jauh dari pusat pelayanan. Wilayah Kutim yang luas dinilai menjadi salah satu tantangan pemerataan akses kesehatan.

Menurut pemerintah daerah, kegiatan tersebut tidak hanya membantu mengurangi beban keluarga, tetapi juga memastikan tindakan khitan dilakukan secara medis, aman, dan higienis.

Pemkab Kutim juga mengaitkan kegiatan tersebut dengan upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia sebagaimana menjadi salah satu prioritas RPJMD Kutim 2025–2029.

Pemerintah berharap kolaborasi Brigif TP 32/Mangkalihat bersama perangkat daerah dan lembaga terkait dapat berlanjut. Program berikutnya diharapkan mencakup layanan kesehatan, edukasi gizi dan pencegahan stunting, serta penguatan Posyandu dan Puskesmas di wilayah binaan.(ADV/prokopim/Kutim)

Total Views: 334

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *