SANGATTA – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) menegaskan komitmennya dalam mendukung proses penilaian Geopark Sangkulirang-Mangkalihat menuju penetapan sebagai Geopark Nasional. Dukungan tersebut disampaikan dalam Malam Ramah Tamah bersama Tim Penilaian Geopark Sangkulirang-Mangkalihat yang berlangsung di Pendopo Rumah Jabatan Bupati Kutim, baru-baru ini.
Kegiatan itu dihadiri Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), kepala organisasi perangkat daerah, serta sejumlah tamu undangan. Agenda tersebut menjadi bagian dari rangkaian penilaian usulan Geopark Sangkulirang-Mangkalihat sebelum dilakukan verifikasi lapangan.
Pertemuan berlangsung dalam suasana akrab sekaligus menjadi wadah memperkuat koordinasi antara pemerintah daerah dengan Tim Penilaian Geopark Nasional. Selanjutnya, tim akan melakukan pemeriksaan langsung di sejumlah geosite selama lima hari untuk mencocokkan data yang telah diajukan dalam dokumen usulan.
Dalam sambutannya, Bupati Ardiansyah menyampaikan apresiasi atas kedatangan tim penilai. Ia menilai kawasan karst Sangkulirang-Mangkalihat merupakan kekayaan geologi yang memiliki nilai penting bagi Kutai Timur.
Menurutnya, kawasan tersebut bahkan telah menjadi bagian dari identitas daerah yang tercermin dalam Mars Kutim maupun konsep Magic Land Kutim. Ia berharap proses verifikasi berjalan sesuai rencana sehingga seluruh potensi kawasan dapat dinilai secara objektif.
“Pemerintah Kabupaten Kutim sudah menandatangani kesanggupan agar Geopark Sangkulirang-Mangkalihat ini menjadi sebuah keputusan nasional dan bahkan kita juga siap mendukung sampai nanti menjadi keputusan Warisan UNESCO,” ujar Ardiansyah.
Ia optimistis pengakuan sebagai Geopark Nasional akan menjadi langkah awal menuju pengakuan dunia. Selain meningkatkan kebanggaan masyarakat, status tersebut dinilai mampu membuka peluang pengembangan kawasan berbasis konservasi, edukasi, dan pariwisata berkelanjutan.
Di kesempatan yang sama, Ketua Tim Verifikasi, Prof Mega Fatimah Rosana, menyampaikan apresiasi atas sambutan Pemerintah Kabupaten Kutim. Ia menjelaskan bahwa kunjungan tersebut merupakan tindak lanjut arahan Kementerian ESDM berdasarkan proposal yang telah diajukan pemerintah daerah.
“Kehadiran kami ini merupakan arahan dari Kementerian ESDM sesuai dengan proposal yang sudah diusulkan Pemkab Kutai Timur dan kami akan memverifikasi dokumen yang dibutuhkan dan peninjauan lokasi selama lima hari,” katanya.
Malam ramah tamah kemudian ditutup dengan diskusi antara tim verifikasi, pemerintah daerah, Forkopimda, dan para pemangku kepentingan mengenai upaya menjaga kelestarian Geopark Sangkulirang-Mangkalihat sebagai aset strategis daerah.(adv)













