Top Banner
AdventorialKutim

RSUD Kudungga Naik Kelas: Pemkab Kutai Timur Perkuat Layanan Medis Canggih untuk Pangkas Rujukan dan Bidik Pasar Industri

492
×

RSUD Kudungga Naik Kelas: Pemkab Kutai Timur Perkuat Layanan Medis Canggih untuk Pangkas Rujukan dan Bidik Pasar Industri

Sebarkan artikel ini

SANGATTA — Warga Kutai Timur kini tak lagi harus menempuh perjalanan jauh ke Balikpapan atau Samarinda untuk mendapatkan layanan medis tingkat lanjut. Komitmen ini ditegaskan Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) lewat langkah strategis memperluas jangkauan dan mutu layanan kesehatan publik melalui pemutakhiran fasilitas medis berteknologi tinggi di RSUD Kudungga, Sangatta.

Langkah transformatif tersebut ditandai dengan peresmian tiga fasilitas anyar sekaligus: gedung baru poliklinik, ruang pelayanan laboratorium kateterisasi (cath lab), dan fasilitas mammografi. Peresmian dilakukan langsung oleh Bupati Kutai Timur Ardiansyah Sulaiman, didampingi Wakil Bupati Mahyunadi, Ketua DPRD Jimmi, serta jajaran Forkopimda di Lantai 3 Auditorium RSUD Kudungga. Kehadiran fasilitas baru ini menyusul pengoperasian alat Magnetic Resonance Imaging (MRI) yang telah diresmikan beberapa bulan sebelumnya.

Bupati Ardiansyah menegaskan, gelombang modernisasi peranti medis mutakhir ini menjadi bukti nyata bahwa kualitas pelayanan kesehatan di daerah tidak boleh kalah saing dari kota-kota besar. Ia juga memastikan bahwa seluruh fasilitas canggih tersebut dapat diakses secara inklusif oleh seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali.

“Kutai Timur secara pelan tetapi pasti ingin meyakinkan masyarakat bahwa kita siap memberikan pelayanan terbaik. Melalui kerja sama dengan BPJS Kesehatan, fasilitas ini milik bersama, baik untuk masyarakat kelas bawah, menengah, maupun kecil. Tidak ada perbedaan,” ujar Ardiansyah.

Secara teknis, fasilitas cath lab yang kini beroperasi telah didukung sistem pencitraan X-ray canggih berbasis teknologi tiga dimensi—yakni Philips Azurion 7 C20 buatan Belanda. Teknologi ini dirancang khusus untuk mereduksi kecemasan pasien sekaligus menekan risiko paparan radiasi, baik bagi pasien maupun tenaga medis di ruang tindakan. Di sisi lain, alat mammografi berdosis rendah turut disiagakan guna mengoptimalkan deteksi dini kelainan tumor atau kanker payudara pada fase pragejala.

Dengan kelengkapan infrastruktur yang kini mencakup MRI, cath lab, CT Scan, hingga unit hemodialisis (cuci darah), Pemkab Kutim optimis RSUD Kudungga siap bertransformasi menjadi rumah sakit rujukan strategis bagi kawasan utara Kalimantan Timur.

Menangkap Potensi Pasar Industri Regional

Di balik misi pemenuhan hak dasar warga, modernisasi RSUD Kudungga juga diarahkan untuk memperkuat kemandirian fiskal rumah sakit melalui skema Pengelolaan Keuangan Badan Layanan Umum Daerah (PPK-BLUD).

Bupati Ardiansyah secara khusus mendorong manajemen rumah sakit untuk bergerak progresif menjalin kemitraan strategis dengan sektor swasta, mengingat masifnya kehadiran puluhan perusahaan tambang dan perkebunan kelapa sawit di wilayah Kutim.

Selama ini, korporasi besar di Kutim—termasuk PT Kaltim Prima Coal (KPC)—kerap merujuk karyawannya ke luar kota demi mendapatkan pemeriksaan kesehatan tingkat lanjut. Peluang inilah yang dibidik Pemkab Kutim untuk ditarik kembali ke daerah sendiri.

“Kita memiliki potensi pasar yang besar dari dunia usaha di sini. Manajemen rumah sakit harus mampu menangkap peluang itu. Sampaikan kepada mereka bahwa kita sudah memiliki alat-alat canggih. Karyawan perusahaan kini tidak perlu lagi jauh-jauh berobat ke Balikpapan atau Samarinda, cukup diselesaikan di Sangatta,” tegas Ardiansyah.

Kendati demikian, lompatan teknologi ini diiringi pesan penting. Ardiansyah mengingatkan agar kemajuan infrastruktur medis wajib diimbangi dengan peningkatan kapasitas, profesionalisme, serta integritas sumber daya manusia—mulai dari perawat hingga dokter spesialis—sebagai garda terdepan dalam menghadirkan pelayanan publik yang humanis.(adv)

Total Views: 477

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *