Pemkab PPU

Tekan Inflasi Daerah, Pemkab PPU Mulai Kick-Off Pasar Murah dan Dorong Mandiri Pangan

268
×

Tekan Inflasi Daerah, Pemkab PPU Mulai Kick-Off Pasar Murah dan Dorong Mandiri Pangan

Sebarkan artikel ini
BI kolaborasi dengan Pemkab PPU menjaga stabilitas harga bahan pokok

PENAJAM – Dalam upaya menjaga stabilitas harga bahan pokok serta memperkuat ketahanan pangan masyarakat, Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) secara resmi meluncurkan Gerakan Pasar Murah (GPM) Triwulan IV Tahun 2026. Langkah strategis ini diambil sebagai bentuk responsif Pemkab PPU bersama Bank Indonesia Balikpapan dan Perum Bulog dalam mengendalikan potensi lonjakan inflasi daerah secara terpadu.

Sekretaris Daerah (Sekda) PPU, Tohar, menginstruksikan Dinas Ketahanan Pangan PPU agar menjadikan data neraca pangan serta peta kerawanan pangan sebagai landasan utama pengambilan kebijakan operasional. Intervensi pasar yang presisi dan tepat sasaran menjadi prioritas mutlak, terutama bagi wilayah-wilayah terisolasi yang lokasinya jauh dari pusat pasar utama.

“Melalui penyelenggaraan GPM dan operasi pasar langsung ke pemukiman, pasokan pangan bersubsidi dari Bulog diharapkan dapat menjangkau masyarakat marginal secara merata tanpa terbebani biaya transportasi tambahan,” ucap Tohar, Kamis (8/10/2026).

Selain program intervensi pasar dari pemerintah, masyarakat juga diimbau untuk turut mengambil peran aktif dalam menjaga kestabilan ekonomi rumah tangga. Pemkab PPU mengajak warga memanfaatkan lahan pekarangan rumah masing-masing dengan menanam komoditas pangan harian seperti cabai, tomat, terong, dan bawang daun.

“Gerakan mandiri pangan tingkat rumah tangga ini dinilai sangat efektif untuk menghemat pengeluaran harian keluarga sekaligus menahan fluktuasi harga komoditas lokal di pasaran,” sebut Tohar.

Peluncuran program GPM Triwulan IV ini diresmikan secara terpadu dan disaksikan langsung oleh Asisten Administrasi Umum Chairur Roziqin serta Asisten Perekonomian dan Pembangunan Hadi Saputro. Rangkaian kegiatan ini juga dimeriahkan dengan acara bedah buku Bebukuan karya penulis lokal.

“Sinergi antara pemerintah daerah, instansi perbankan, dan partisipasi warga ini menjadi bukti nyata komitmen PPU dalam menjaga ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan,” tutupnya. (adv)

Total Views: 3

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *