Top Banner
AdventorialAdventorial DPRD PPU

DPRD PPU Dorong Embung Jadi Cadangan Air Hadapi Kemarau

273
×

DPRD PPU Dorong Embung Jadi Cadangan Air Hadapi Kemarau

Sebarkan artikel ini

‎PENAJAM – Pembangunan embung di kawasan pertanian dinilai dapat menjadi salah satu solusi menghadapi keterbatasan air saat musim kemarau di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU).
‎
‎Anggota Komisi II DPRD PPU, Syarifuddin HR, mendorong pemerintah membangun embung sebagai tempat penampungan air yang dapat dimanfaatkan petani ketika curah hujan mulai berkurang.
‎
‎Menurutnya, kebutuhan tersebut cukup penting mengingat sebagian lahan pertanian di PPU masih mengandalkan sistem sawah tadah hujan. Ketergantungan terhadap hujan membuat petani rentan mengalami kekurangan air saat kemarau berlangsung panjang.
‎
‎Syarifuddin mengatakan pembangunan embung dapat dilakukan dengan memanfaatkan sebagian lahan pertanian dalam satu kawasan.
‎
‎“Kalau ada ratusan hektare di situ ditanam, paling tidak ada satu hektare dibuatkan embung,” ujarnya, Selasa (1/9/2026).
‎
‎Menurutnya, embung tidak harus menjadi bagian dari sistem irigasi permanen. Fungsinya dapat difokuskan sebagai tempat menampung air hujan yang kemudian dimanfaatkan untuk kebutuhan pertanian ketika memasuki musim kering.
‎
‎Ia juga mendorong pembangunan embung dilakukan secara bertahap berdasarkan kawasan yang memiliki kelompok tani.
‎
‎“Anggap misalnya kelompok tani ada sekian, paling tidak dari sekian kelompok tani itu dibuat embung. Digali-gali saja untuk menampung air,” ujarnya.
‎
‎Namun, pembangunan embung masih menghadapi persoalan ketersediaan lahan. Pemerintah perlu menentukan lokasi yang tepat sekaligus memastikan status lahan agar pembangunan dapat direalisasikan.
‎
‎“Masalahnya tanah siapa. Itu yang sudah berkali-kali,” jelasnya.
‎
‎Syarifuddin menilai penyediaan embung dapat menjadi langkah realistis yang dilakukan untuk membantu petani menghadapi kekeringan, sembari pemerintah terus mencari solusi sumber air yang lebih besar bagi PPU.(adv)

Total Views: 0

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *